Pembangunan Karakter Dinilai Bisa Atasi Kekerasan Seksual

Achmad Zulfikar Fazli    •    Selasa, 09 Jan 2018 14:32 WIB
pencabulan
Pembangunan Karakter Dinilai Bisa Atasi Kekerasan Seksual
Presiden Joko Widodo. (Foto: Antara/Puspa Perwitasari).

Rote: Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menanggulangi tindak kekerasan seksual pada anak. Pasalnya, menurut dia, sudah menjadi kewajiban masyarakat untuk membangun karakter bangsa agar peristiwa serupa tidak terus terulang.

"Memang pembangunan karakter bangsa, manusia, sumber daya manusia menjadi hal yang sangat penting dalam menjaga itu. Tapi memang secara tidak sadar, teknologi juga mengintervensi karakter-karakter kita secara tidak langsung," ujar Jokowi usai meresmikan pembangunan embung Saina, di Kabupaten Rote Ndao, NTT, Selasa, 9 Januari 2018.

Baru-baru ini Polisi menangkap seorang pelaku pencabulan berinisial WS, 40, di Desa Tamiang, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang. Pria yang berprofesi sebagai guru honorer di sebuah sekolah dasar, tega mencabuli 41 bocah laki-laki.

Baca: Jumlah Korban Pencabulan di Kabupaten Tangerang Jadi 41 Bocah

Rata-rata korban berusia 10 hingga 15 tahun. Tindak kekerasan seksual itu terbongkar setelah seorang anak bercerita pada orang tuanya. Lalu orang tua melaporkan kejadian tersebut ke polisi dan pelaku ditangkap pada akhir 2017.

Kepala Negara mengatakan, pemerintah sudah memberikan ruang dalam Undang-undang untuk memberikan hukuman tegas kepada pelaku tindak kekerasan seksual pada anak. Namun, keputusan hukuman tetap berada di ranah hukum.

"Kalau keputusan pengadilan ada ya kita eksekusi," kata dia.



(AZF)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA