KPU: Caleg Terpilih tak Laporkan Kekayaan, Batal Dilantik

Sunnaholomi Halakrispen    •    Sabtu, 28 Apr 2018 08:04 WIB
lhkpn
KPU: Caleg Terpilih tak Laporkan Kekayaan, Batal Dilantik
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan. (Foto: Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen).

Jakarta: Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan menyatakan calon legislatif (caleg) terpilih harus menyerahkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Bila tidak, dia batal dilantik.

"Kalau dia tidak menyerahkan laporan LHKPN. maka dia tidak akan dilantik," tegas Wahyu di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat, 27 April 2018.

Kewajiban menyerahkan LHKPN bagi caleg terpilih agar mempermudah proses pencalonan serta demi menciptakan praktek negara yang bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).

"Semangatnya ingin mendorong terciptanya penyelenggaraan negara yang bersih dan bebas KKN. Salah satunya, calon itu melaporkan harta kekayaannya sebagaimana mekanisme yang diatur KPK," pungkasnya.

Syarat melaporkan LHKPN tertera dalam rancangan peraturan KPU Tahun 2018 Pasal 8 dan 9. Pasal tersebut menjelaskan tentang pencalonan peserta pemilu, anggota dewan perwakilan rakyat (DPR), serta dewan perwakilan rakyat provinsi dan kabupaten/kota.

Selain itu, kewajiban melaporkan kekayaan juga melekat pada penyelenggara negara. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

Pelaporan harta kekayaan tercantum dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK dan Peraturan KPK Nomor 7 Tahun 2016 tentang tata cara pendaftaran, pengumuman dan pemeriksaan harta kekayaan penyelenggara negara. 


(HUS)

Hakim Tegur Irvanto

Hakim Tegur Irvanto

39 minutes Ago

Hakim Yanto menyebut, Irvanto memang berhak membantah keterangan para saksi. Namun demikian, Ir…

BERITA LAINNYA