PKB Dapat Mandat tak Terburu-buru Deklarasi Capres

Whisnu Mardiansyah    •    Selasa, 10 Apr 2018 06:56 WIB
pkbpilpres 2019
PKB Dapat Mandat tak Terburu-buru Deklarasi Capres
Wakil Sekretaris Jenderal PKB Daniel Johan (kedua kanan). (Foto: Antara/Fanny Octavianus).

Jakarta: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), satu dari tiga partai yang belum menentukan sikap di Pilpres 2019 selain PAN dan Partai Demokrat. PKB masih menunggu mandat para kiai dan ulama soal waktu deklarasi. 

"Jadi pesan ulama adalah, baik yang masuk dalam struktur dewan syuro maupun yang non struktural ulama-ulama yang selama Cak Imin keliling maupun para kader keliling memberikan masukan jangan deklarasi dulu," kata Wakil Sekretaris Jenderal PKB Daniel Johan di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 9 April 2018.

Kata Daniel, peran para kiai dan ulama sangat penting bagi PKB. Jika PKB deklarasi capres saat ini, maka Cak Imim wajib sowan kembali kepada para kiai dan ulama menjelaskan alasan mendukung capres tersebut. 

"Keliling lagi tuh ulang kepada para ulama gitu. Mudah-mudahan para ulama bisa diyakinkan," ujarnya.

Daniel khawatir jika partainya salah dalam menentukan dukungan capres akan ditinggalkan kalangan kiai dan ulama. Hal ini tentu sangat merugikan bagi PKB dan koalisi yang dibangun ke depan. 

"Itu kan akan malah merepotkan koalisi dan PKB pasti enggak mau kalau sampai ditinggal para ulama," ujarnya.

Ia enggan menduga-duga apakah partainya tetap mendukung Jokowi sekalipun Cak Imin tak digandeng sebagai cawapres. Keputusan final PKB bakal ditentukan dalam Musyawarah Pimpinan Partai (Muspimnas) Juni mendatang. 

"Kalaupun memang nanti kita putuskan tetap dengan Pak Jokowi artinya kita hanya butuh tugas tambahan saja kan meyakinkan para kader bahwa ini pilihan terbaik sehingga mereka tidak kecewa," pungkasnya.


(HUS)