Tak Ada Toleransi bagi Kader NasDem yang Terjerat Korupsi

Whisnu Mardiansyah    •    Sabtu, 17 Feb 2018 05:00 WIB
partai nasdem Suap Bupati Mustafa
Tak Ada Toleransi bagi Kader NasDem yang Terjerat Korupsi
Sekjen Partai NasDem Johny G Plate. MTVN/Faisal Abdalla.

Jakarta: Partai NasDem menegaskan tidak memberi toleransi pada setiap kadernya yang kedapatan terlibat kasus tindak pidana korupsi. Semua kader terikat dengan pakta integritas yakni harus mengundurkan diri jika terlibat kasus korupsi.

"Dari NasDem kami tidak mentolerir semua kegiatan menyimpang dan menabrak semua undang-undang khusunya UU tindak pidana korupsi," kata Sekjen Partai NasDem Johny G Plate di kantor DPP Partai NasDem, Jalan RM Soeroso, Jakarta Pusat, Jumat, 16 Februari 2018. 

Johny menegaskan tindakan Bupati lampung Tengah Mustafa yang juga calon Gubernur Lampung itu tak ada kaitannnya dengan Partai NasDem. Meskipun posisinya saat itu adalah Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Lampung. 

"Tindakannya sebagai Bupati bukan sebagai kader parpol," ujar Johny.

Kata Johny, Partai NasDem sama sekali tidak pernah mencampuri tugas ekskutif seorang kepala daerah. Apalgi dari informasi yang diterima partai, Mustafa bukan inisiator pelaku penyuapan. 

"Ini suatu proses yang panjang. Di awal proses persetujuan rekomendasi atas pinjaman dari PT SMI. Proses ini mungkin saja tidak berjalan semestinya yang sampai berujung sampai suap menyuap. KPK dan aparat hukum lebih mengtahuinya," pungkas dia.

Sebelumnya, KPK menetapkan Mustafa sebagai tersangka. Mustafa diduga terlibat dalam kasus suap persetujuan pinjaman daerah untuk APBD Lampung Tengah tahun anggaran 2018.
 
"Hari ini, Jumat 16 Februari 2018, setelah dilakukan pemeriksaan di Kantor KPK, diputuskan perkara ditingkatkan ke penyidikan dengan tersangka MUS, Bupati Lampung Tengah periode 2015-2020," kata Wakil Ketua KPK Laode M Syarif.
 
Tak hanya itu, Laode mengatakan, pihaknya telah menahan Mustafa 20 hari ke depan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK di Gedung Merah Putih KPK.


(SCI)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

20 hours Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA