KPU Tegaskan Pakta Integritas Bersifat Mengikat

Whisnu Mardiansyah    •    Jumat, 06 Jul 2018 06:27 WIB
kpupileg
KPU Tegaskan Pakta Integritas Bersifat Mengikat
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman--Antara/Aprilio Akbar

Jakarta: Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan pasal pakta integritas di P-KPU nomor 20 tahun 2018 bersifat mengikat kepada semua peserta pemilu 2019. Pakta integritas berisi komitmen parpol untuk tidak mencalonkan caleg mantan narapidana bandar narkoba, pelaku kejahatan seksual terhadap anak dan koruptor.

"Mengikat, sebelum dilakukan verifikasi kita engga tahu seseorang itu memenuhi syarat atau tidak," kata Arief di komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 5 Juli 2018.

Arief mengatakan sah-sah saja parpol tetap nekat mencalonkan calegnya berlatar belakang mantan narapidana tiga kasus  yang dilarang di PKPU. Namun dengan konsekuensi penilaian publik sebagai partai yang tak memiliki komitmen dan bersiap didiskualifikasi saat proses verifikasi berkas.

"Pendaftaran siapapun bisa boleh didaftarkan. Nanti saat verifikasi baru mulai kita menentukan apakah yang bersangkutan sesaui dengan ketentuan yang ada di PKPU atau tidak," tegas Arief.

Namun bagi calon yang tidak memenuhi syarat dan dinyatakan tidak lolos, KPU memberikan ruang gugatan, bisa melalui Mahkamah Agung (MA) dengan uji materi pasal 4 ayat 3 PKPU nomor 20 tahun 2018 dan juga bisa melalui gugatan sengketa di Bawaslu.

"Makanya kalau pendaftaran silakan saja didaftarkan. Nanti pada saat verifikasi kita nyatakan tidak memenuhi syarat," pungkas dia.


(SCI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

5 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA