Rekrut CPNS, Kemenpan RB Dikritik

M Rodhi Aulia    •    Jumat, 15 Sep 2017 08:14 WIB
pendaftaran cpns
Rekrut CPNS, Kemenpan RB Dikritik
Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan PPP Achmad Baidowi--MI/ Susanto

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) merekrut Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2017. Kali ini Kemenpan RB melakukan rekrutmen sebanyak 17.928 CPNS untuk 61 instansi.

Langkah Kemenpan RB merekrut CPNS itu menuai kritik. Sebab, masalah dengan ribuan tenaga honor K2 lintas sektoral belum terselesaikan.

"Hal ini cukup mengejutkan karena pada saat yang sama penyelesaian terhadap 439.956 tenaga honor K2 lintas sektoral masih belum jelas penyelesaiannya," kata Anggota Komisi II DPR Fraksi PPP Achmad Baidowi dalam keterangan tertulis, Kamis 15 September 2017.

Baca: Pemerintah Buka Pendaftaran 17.928 Lowongan CPNS

Wasekjen PPP ini juga mengungkapkan rekrutmen CPNS itu tidak sesuai dengan hasil rapat dengar pendapat (RDP) beberapa waktu lalu. RDP antara Komisi II, Kemenpan RB, KASN, BKN pada 10 Oktober 2016.

Karena itu, lanjut Baidowi, PPP mengusulkan agar Komisi II mengundang Menpan RB Asman Abnuf untuk mengklarifikasi persoalan ini. Sebab Kemenpan RB telah mengabaikan hasil RDP. "Selain itu, kami juga mendesak pemerintah untuk segera melakukan pembahasan revisi UU ASN," pungkas dia.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur mengatakan, kebijakan penerimaan CPNS Tahun 2017 ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pegawai pada jabatan-jabatan strategis (core business). Selain itu juga mendukung Nawacita sebagai pengganti PNS yang pensiun, serta karena adanya peningkatan beban kerja pada K/L.



Khusus untuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, kata Asman, yakni dengan mempertimbangkan daerah tersebut merupakan provinsi pemekaran yang masih sangat kekurangan pegawai.

"Formasi untuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara sebanyak lima ratus, sedangkan jumlah lowongan/formasi CPNS untuk Kementerian/Lembaga, sebanyak 17.428," kata Asman dalam keterangan resmi, Selasa 5 September 2017.

Dia menjelaskan formasi untuk K/L, termasuk untuk putra atau putri lulusan terbaik (cumlaude atau dengan pujian) sebanyak 1.850, penyandang disabilitas sebanyak 166, serta putra atau putri Papua dan Papua Barat sebanyak 196.


(YDH)