PPP tak Sepakat Masa Kerja Pansus Diperpanjang

Achmad Zulfikar Fazli    •    Jumat, 15 Sep 2017 18:08 WIB
angket kpk
PPP tak Sepakat Masa Kerja Pansus Diperpanjang
Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani. Foto: MI/Romy

Metrotvnews.com, Jakarta: Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tak sepakat bila masa kerja Panitia khusus (Pansus) angket KPK diperpanjang. PPP merasa kerja Pansus sudah cukup dalam mencari keganjilan dalam tubuh KPK.
 
"Kalau kami ikuti termasuk statement ketua pansus sendiri bahwa pansus sudah dapat 80 persen dari apa yang dicari, diselidiki, PPP kecenderungannya pansus ini tak usah diperpanjang. Kecenderungan kuat PPP seperti itu," kata Sekjen PPP Arsul Sani di Kantor DPP PPP, Jalan Tebet Barat IX, Jakarta Selatan, Jumat 15 September 2017.

Baca: Masinton Tuding KPK Menginjak-injak Demokrasi dan Hukum

Namun, kata dia, PPP tak bisa serta merta mengambil keputusan untuk tak setuju masa kerja pansus angket KPK diperpanjang. Menurut dia, PPP perlu melihat kesepakatan bersama yang diambil oleh fraksi lain di pansus.
 
"Tapi kan kami tidak bisa langsung mengatakan, enggak mau diperpanjang. Harus fair juga mendengar penjelasan pansus," ujar dia.

Baca: KPK Sebut Pemeriksaan CCTV Pansus Angket Ilegal
 
Kendati demikian, Arsul memandang masih banyak pekerjaan lain yang harus dijalankan anggota Dewan, karena itu PPP condong menolak perpanjangan masa kerja pansus angket KPK. Arsul yang merupakan salah seorang anggota pansus angket KPK juga mengaku ingin fokus menyelesaikan tugas sebagai anggota Panja RUU Terorisme.
 
Sebelumnya, pimpinan Pantia Khusus Angket DPR terkait Tugas dan Kewenangan KPK mengusulkan perpanjangan masa kerja Pansus. Hal ini disebabkan pansus angket KPK belum bisa mengambil kesimpulan akhir lantaran belum bertemu pimpinan KPK.




(FZN)