Bawaslu Gandeng Kememkominfo Tangkal Hoaks

Damar Iradat    •    Sabtu, 14 Apr 2018 17:07 WIB
hoax
Bawaslu Gandeng Kememkominfo Tangkal Hoaks
Ilustrasi.

Bogor: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) untuk memantau kampanye yang mengandung ujaran kebencian dan hoaks.
 
"Kita punya satgas media sosial, terutama untuk ujaran kebencian dan hoaks yang biasa dilakukan di media sosial, dan itu langsung berkoordinasi dengan Kemenkominfo," kata Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu, 14 April 2018.
 
Afif melanjutkan, pihaknya dalam mengantisipasi ujaran kebencian tak hanya melakukan penindakan dan pegawasan. Sektor pencegahan juga jadi perhatian Bawaslu.

Baca: Media Sosial Pasar Besar Penyebaran Hoaks dan Ujaran Kebencian

Menurutnya dalam konteks ujaran kebencian, Bawaslu sedang menggaungkan sisi pencegahannya. Sebab, dari hasil pemantauan Bawaslu, ujaran kebencian dan hoaks sering muncul saat kampanye.
 
"Itu bisa diantisipasi dan dicegah. Fitnah atau menjelekkan dengan alasan SARA, kita ingin mendekatinya dari sisi pencegahan terlebih dahulu. Agar masyarakat tahu mana yang boleh dan tidak," tegasnya.
 
Setelah itu, jika masih ada pihak-pihak yang melakukan ujaran kebencian, berita bohong, kampanye hitam, Bawaslu akan menindak tegas sesuai dengan aturan yang ada. Nantinya, Kemenkominfo yang akan memberikan sanksi kepada akun-akun penyebar kebencian tersebut.
 
"Ketika akun atau  media sosial tersebut melakukan atau menggunakan kampanye hoaks yang sesuai aturan memang harus di-take down, itu akan dilakukan. Payungnya juga sudah ada, jadi ini sifatnya kolaboratif dan dipayungi oleh memorandum of action antara kami dan Kemenkominfo," kata Afif.




(FZN)