13 Calon Tunggal Lawan Kotak Kosong di Pilkada 2018

Siti Yona Hukmana    •    Selasa, 06 Mar 2018 15:37 WIB
pemilu serentak 2019pilkada 2018
13 Calon Tunggal Lawan Kotak Kosong di Pilkada 2018
Ketua KPU Arief Budiman - ANT/Aprillio Akbar.

Jakarta: Komisi Pemilihan Umum mencatat ada 13 calon tunggal di Pilkada 2018. Nantinya 13 calon itu bakal melawan kotak kosong. 

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan pasangan calon tunggal tidak baru-baru ini saja terjadi. Fenomena ini sudah terjadi sejak 2015. 

Nantinya, pencoblosan kolom gambar pasangan calon (paslon) atau pencoblosan kotak kosong nilainya sama. 

"Jika nyoblos gambar paslon, satu kali coblos dinilai satu suara. Kalau nyoblos kolom kosong, satu kali coblos itu dihitung satu suara juga. Jadi dua-duanya itu punya kesetaraan," jelas Arief di kantornya, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 6 Maret 2018.

Arief mempersilakan masyarakat menentukan pilihannya. Ia yakin masyarakat akan menggunakan hak pilihnya sesuai yang diyakini. 

"Jadi mencoblos kolom kosong itu sah, mencoblos gambar paslon itu juga sah, tinggal mana keyakinan dia. Apakah itu sudah cocok, silakan milih paslon, kalau belum cocok silakan coblos kolom kosong," tutur Arief. 

Arief bilang jika pemenangnya adalah kotak kosong maka akan dilaksanakan pilkada ulang. 

(Baca juga: Demokrasi Kotak Kosong)

Berikut 13 daerah dengan pasangan calon tunggal:

1. Kota Prabumulih: Ridho Yahya-Andriansyah Fikri (Diusung PKPI, PBB, PPP, PAN, Demokrat, Hanura, PKB, NasDem, PDI-P, Golkar)

2. Kabupaten Padang Lawas Utara: Andar Amin Harahap-Hariro Harahap (Diusung PAN, PKB, Demokrat, PKPI, PBB, PPP, Hanura, PDI-P, NasDem, Gerindra, Golkar)

3. Kabupaten Tapin: Muhammad Arifin Arpan-Syafrudin Noor (Diusung PAN, PKS, PPP, Gerindra, Demokrat, PDI-P, PKB, Golkar)

4. Kabupaten Mamasa: Ramlan Badawi-Marthinus Tiranda (Diusung PBB, PAN, PPP, PKPI, PKS, NasDem, Golkar, PDI-P, PKB, Demokrat)

5. Kabupaten Tangerang: Ahmed Zaki Iskandar-Mad Romli (Diusung Gerindra, PKPI, PBB, Hanura, PPP, PAN, Golkar, PDI-P, PKS, PKB, NasDem, Demokrat)

6. Kota Tangerang: Arief Wismansyah-Sachrudin (Diusung PDI-P, NasDem, PKB, Hanura, PAN, PPP, PKS, Gerindra, Demokrat, Golkar)

(Baca juga: TePI: Tak Ada Kotak Kosong dalam Surat Suara Pilkada Pati)

7. Kabupaten Jayawijaya: Jhon Richard Banua-Marthin Yogobi (Diusung PBB, PKS, PAN, Hanura, PDI-P, PKB, Golkar, Demokrat, NasDem, PKPI)

8. Kabupaten Pasuruan: Mohammad Irsyad Yusuf-Mujib Imron (Diusung Hanura, Demokrat, PPP, PKS, PDI-P, NasDem, Gerindra, PKB, Golkar)

9. Kabupaten Minahasa Tenggara: James Sumendap-Jesaja Jocke Oscar Legi (Diusung Demokrat, Hanura, PAN, PPP, Golkar, Gerindra, PKPI, PDI-P)

10. Kabupaten Enrekang: Muslimin Bando-Asman (Diusung Hanura, PDI-P, NasDem, Gerindra, Demokrat, PAN, Golkar)

11. Kabupaten Lebak: Iti Octavia Jayabaya-Ade Sumardi (Diusung PDI-P, Gerindra, PKS, PKB, Hanura, NasDem, Golkar, PAN, PPP, dan Demokrat)

12. Kabupaten Deli Serdang: Ashari Tambunan-Ali Yusuf Siregar (Diusung Golkar, PDIP, PAN, PKS, PKB, PKPI, Hanura, Demokrat, PPP, Gerindra dan NasDem)

13. Kabupaten Mamberamo Tengah: Ricky Ham Pagawak-Yonas Kenelak (Diusung Demokrat, PKS, PDIP, Gerindra, PAN, dan PBB)


 


(REN)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

1 hour Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA