Menaker: Jaminan Sosial Titik Tumpu Kesejahteraan

K. Yudha Wirakusuma    •    Sabtu, 25 Feb 2017 11:14 WIB
upah
Menaker: Jaminan Sosial Titik Tumpu Kesejahteraan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri--MI/Adam Dwi

Metrotvnews.com, Jakarta: Jaminan sosial memiliki peranan penting dalam mewujudkan kesejahteraan. Jaminan sosial, khususnya jaminan sosial ketenagakerjaan memberikan berbagai manfaat bagi pekerja/buruh, maupun keluarganya.

"Jaminan sosial lah titik tumpu kesejahteraan. Bukan (lagi) upah," ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri saat berdialog dengan Trainers Hubungan Industrial di Kediaman Menaker Komplek Widya Chandra Jakarta Selatan, Jumat 24 Februari 2017.

Baca: Isu Tenaga Kerja Kunci Mengatasi Ketimpangan

Upah dinilai tidak dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat secara keseluruhan. Sedangkan jaminan sosial mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

"Karena ini sudah merupakan suatu skema, di mana yang paling rentan pun menjadi diperhitungkan," lanjut Menaker.

Saat ini, jaminan sosial dalam bidang ketenagakerjaan dilaksanakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan. Menaker akan terus mendorong agar cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan semakin luas.

BPJS ketenagakerjaan harus bisa mengcover seluruh pekerja/buruh di Indonesia. Baik pekerja/buruh di sektor formal maupun informal.

Salah satu kendala dalam penyelenggaraan BPJS ketenagakerjaan adalah isu jaminan sosial ketenagakerjaan yang masih menjadi isu pinggiran. Jaminan sosial ketenagakerjaan belum sepenuhnya menjadi kesadaran akan pentingnya manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan.

"Menyelesaikan masalah di republik ini mudah, kuncinya kerjasama dan sinergi untuk mencapai satu tujuan," tutup Hanif dalam Dialog Sosial Trainer Terampil ini.


(YDH)