Masyarakat Diminta tak Halangi Kerja Pansus Angket KPK

Husen Miftahudin    •    Jumat, 14 Jul 2017 22:46 WIB
angket kpk
Masyarakat Diminta tak Halangi Kerja Pansus Angket KPK
Wakil Ketua Pansus Angket, Teuku Taufiqulhadi. MI/ Arya Manggala

Metrotvnews.com, Jakarta: Pansus Angket KPK kukuh menyatakan dukungannya terhadap pemberantasan korupsi. Namun, lembaga antirasuah itu tetap harus diawasi agar tugas dan fungsinya tetap sesuai koridor.

Wakil Ketua Pansus Angket, Teuku Taufiqulhadi mengakui pembentukan Pansus bukanlah niatan parlemen untuk menghalangi pemberantasan korupsi. Pansus Angket dibentuk untuk membenahi tubuh lembaga yang dibentuk oleh undang-undang pada 2002 itu.

Bila selesai, diyakini KPK akan semakin kuat dalam memberangus korupsi di bumi pertiwi. Namun, Taufiqulhadi berharap kinerja Pansus jangan dihalangi agar penyelesaiannya tepat waktu.

"Dari sisi waktu, schedule kami berakhir 18 September. Sekarang ini kalau bapak mengatakan selesaikan, kami selesaikan tapi jangan halang-halangi," tegas Taufiqulhadi saat rapat audiensi dengan PP Pemuda Muhammadiyah dan Aliansi Pemuda Cinta Indonesia (APCI) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat 14 Juli 2017.

Pansus  bergerak untuk menyelidiki apakah tugas, fungsi dan wewenang KPK sudah sesuai dengan undang-undang yang mengaturnya. Termasuk membongkar dugaan KPK yang melakukan tangkap tangan terhadap terduga korupsi dan menyekapnya selama lima hari.

"Juga misalnya diperiksa tanpa boleh didampingi pengaca. Kami ada fakta itu dan akan dikonfirmasikan. Jadi jangan sekali-kali berpikir ada kepentingan politik yang kita bela," papar dia

Ketua Pansus Angket, Agun Gunandjar Sudarsa mengakui hadirnya Pansus bertepatan dengan proses penyidikan korupsi KTP elektronik. Namun kehadiran pansus bukan semata-mata karena adanya kasus mega korupsi tersebut.

"Kami ikut mendukung mendorong terhadap rangkaian tugas KPK agar dijalankan dengan sebaiknya-baiknya, tidak ada niat menghalangi. Ini peluang kita semua memikirkan kembali bagaimana sesungguhnya mekanisme terbaik dalam menjalankan tugasnya dengan tetap harus dikritik dan diawasi," tutup Agun.


(SCI)

Penyakit Novanto Kembali Bertambah

Penyakit Novanto Kembali Bertambah

1 hour Ago

Setyo menduga vertigo yang diderita Novanto berasal dari penyakit sinusitisnya.

BERITA LAINNYA