Risma Minta KPK Selamatkan 7 Aset Surabaya

M Rodhi Aulia    •    Senin, 20 Mar 2017 14:39 WIB
tri rismaharini
Risma Minta KPK Selamatkan 7 Aset Surabaya
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Foto: MTVN/M Rodhi Aulia.

Metrotvnews.com, Jakarta: Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelamatkan aset Pemerintah Kota Surabaya. Sebab, sebanyak tujuh aset Pemkot Surabaya terancam dicomot pihak swasta.
 
"Banyak yang mau lepas. Saya berusaha mempertahankan aset itu," kata Risma di Gedung KPK Merah Putih, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin 20 Maret 2017.
 
Ketujuh aset itu di antaranya lahan Gelora Pancasila, waduk Wiyung dan dua tanah PDAM. "Ada beberapa yang bisa saya tangani langsung, ada beberapa yang harus buat surat pengaduan," ujar dia.
 
Risma menjelaskan, sejumlah aset pemkot dalam sengketa, baik dengan perseorangan maupun swasta. Sengketa sudah terjadi sejak Risma belum menjadi wali kota.
 
"Sekarang proses pengadilan. Kemudian, menurut saya ada proses (pengadilan), itu tidak benar. Kita kalah terus di pengadilan," ujar dia.
 
Risma yakin semua aset yang bersengketa milik Pemkot Surabaya. Bukan milik kelompok atau orang lain. "Secara data, ini milik kita beneran. Bukan mengaku-ngaku," kata Risma.
 
Risma menegaskan, KPK menjadi benteng pertahanan terakhir buat menyelamatkan aset. Sebab, sebelumnya Risma sudah mengadukan hal yang sama kepada Kejaksaan Agung.
 
"Ini pertahanan saya yang terakhir. Kejaksaan Agung juga membantu. Nah, KPK juga akan membantu beberapa (aset) di antaranya," ujar dia.
 
Risma tidak bisa mengungkapkan nilai aset tersebut. Namun, sangat besar. Pasalnya ketujuh aset itu terletak di tengah kota.
 
"Sekarang prosesnya ada yang banding, kasasi dan kita juga mengajukan PK lagi. Saya enggak mau kalah lagi. Kalau kalah, nanti gimana," kata dia.

 
(FZN)