UU MD3 Diyakini Bergulir ke MK

Nur Azizah    •    Rabu, 14 Feb 2018 04:42 WIB
uu md3
UU MD3 Diyakini Bergulir ke MK
Gedung Mahkamah Konstitusi. (Foto: MTVN/Meilikhah).

Jakarta: Pengesahan Undang-undang MD3 menuai pro dan kotra. Kubu yang menolak menilai, hadirnya UU MD3 akan dijadikan tameng untuk melindungi DPR dari kritik. UU MD3 pun dipercaya akan membungkam suara masyarakat.

Pakar Tata Negara, Djuanda mengatakan, UU MD3 tidak sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. Dalam Pasal 73 UU MD3 dikatakan, DPR  berhak memanggil paksa siapapun dengan bantuan kepolisian.

"Dalam amanah konstitusi kita mengatakan, siapapun, kelompok, lembaga atau badan hukum yang bertentangan dengan UUD maka bisa dibawa ke Mahkamah Konstitusi," kata Djuanda dalam program Primetime News Metro TV, Jakarta, Selasa, 13 Februari 2018.

Djuanda juga mengkritisi dua pasal lainnya. Yakni pasal 122 dan 245. Di pasal 122 disebut bahwa Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dapat mengambil langkah hukum kepada siapapun yang merendahkan DPR dan anggotanya.

Lalu pada pasal 245 dijelaskan, pemanggilan dan permintaan keterangan penyidik kepada DPR harus mendapat persetujuan tertulis presiden dan pertimbangan MKD.

Pakar dari Universitas Bengkulu ini yakin dalam waktu dekat UU MD3 akan bergulir ke MK. "Saya yakin 100 persen," ungkap Djuanda.

Setelah melalui perdebatan dan pembahasan panjang di tingkat Badan Legislasi, rancangan RUU MD3 resmi disahkan DPR dalam rapat sidang paripurna Senin, 12 Februari 2018. Pengesahan revisi UU MD3 disetujui 8 fraksi sementara dua fraksi memutuskan walk out. 

Delapan fraksi yang setuju adalah PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Hanura, Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Dua fraksi yang menolak keras dan memutuskan walk out adalah Fraksi Partai NasDem dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).


(DEN)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

2 days Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA