Mega: Mau Tempur, Ayo Bersikap Jantan

Whisnu Mardiansyah    •    Rabu, 10 Jan 2018 17:11 WIB
hoaxpilkada 2018
Mega: Mau Tempur, Ayo Bersikap Jantan
Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri menyampaikan sambutannya dalam perayaan hari ulang tahun partai ke-45. Foto: MI/Susanto.

Jakarta: Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyinggung fenomena penyebaran berita palsu atau hoaks di media sosial. Dia menyebut penyebar hoaks tak ubahnya seorang pengecut. 

Masalah ini ditekankan betul oleh Mega dalam pidato politiknya di HUT ke-45 PDI Perjuangan. Dia juga menyampaikan sikap tegas 'Partai Banteng' pada masalah ini kepada Presiden Joko Widodo. 

"Bapak Presiden, kalau banteng itu jantan kan. Jadi, saya suka bilang begini: Kalau mau tempur, ayo bersikap yang jantan," kata Mega di Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Rabu, 10 Januari 2018.

Fenomena hoaks yang sudah mewabah dengan mudahnya membentuk opini. Jika dibiarkan, kata Mega, hal ini akan menimbulkan kanalisasi kebohongan yang terencana dan penuh rekayasa. Tujuannya untuk memecah belah golongan. 

"Akibatnya tercipta impersonifikasi korban. Korban yang tak berwajah. Pelaku lebih tega dan kejam tanpa punya rasa malu," kata Mega.

Baca: Istana Sebut Pesan Berantai Pidato Presiden Tentang Pilkada DKI Hoax

Penyebar hoaks menggunakan identitas palsu untuk memfitnah, menghujat, dan  membunuh karakter seseorang. Mirisnya, kata Mega, mereka seolah tak merasa bersalah dan menyesal. 

Serangan hoaks dialamatkan kepadanya saat terakhir partainya mendeklarasikan pasangan calon kepala daerah. Mega yang geram menyebut penyebar hoaks adalah orang-orang penakut. 

"Mereka ini orang yang pengecut. Tidak berjiwa ksatria," tegas dia.  




(OGI)

KPK Terima Surat Pemeriksaan Etik Fredrich dari Peradi

KPK Terima Surat Pemeriksaan Etik Fredrich dari Peradi

4 hours Ago

Peradi mengajukan surat pemeriksaan etik terhadap Fredrich ke KPK.

BERITA LAINNYA