Sahroni Dukung Polri Evaluasi Penggunaan Senjata Api

Wandi Yusuf    •    Kamis, 12 Oct 2017 19:38 WIB
bunuh diripembunuhan
Sahroni Dukung Polri Evaluasi Penggunaan Senjata Api
Anggota Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni. Foto: Antara/Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Jakarta: Mabes Polri berencana mengevaluasi penggunaan senjata api. Musababnya, dalam beberapa hari terakhir ada polisi yang bunuh diri menggunakan senjata api.
 
Anggota Komisi III DPR Ahmad Sahroni sebagai mitra kerja Polri mendukung langkah tersebut. "Memang harus ada evaluasi agar kasus seperti ini tak terulang kembali," kata Sahroni dalam keterangan tertulisnya, Kamis 12 Oktober 2017.
 
Politikus NasDem ini mengatakan, evaluasi bisa dimulai dengan melaksanakan tes psikologi pada semua anggota Polri.

Baca: Anggota Brimob Diduga Bunuh Diri Usai Tembak Mati Dua Rekannya

"Ujian seperti itu harus dilakukan untuk mengetahui sekaligus mengukur sejauh mana anggota polisi memahami penggunaan senjata api. Tes ini harus dilakukan secara menyeluruh kepada anggota polisi dari Sabang sampai Marauke," kata Sahroni.
 
Dia berharap kasus saling tembak tak terjadi lagi. "Harus ada perubahan agar korps Bhayangkara tidak tercoreng kembali dengan kasus serupa."
 
Mabes Polri akan mengevaluasi penggunaan senjata api di kalangan anggotanya di seluruh Indonesia. Hal itu dilakukan menyusul terjadinya insiden penembakan tiga anggota Brimob di tempat penambangan sarana gas Trembul, Blora, Jawa Tengah, Selasa 10 Oktober 2017.
 
"Setiap ada kejadian pasti kami evaluasi," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Rikwanto di kampus Universitas Islam Negari Raden Fatah, Palembang, Sumatera Selatan, Rabu 11 Oktober 2017.

Baca: Insiden Blora, Kapolri: Itu Stres karena Utang

Tiga anggota Brimob yang menjadi korban dalam penembakan itu adalah Brigadir Budi Wibowo, 30, Brigadir Ahmad Supriyanto, 35, dan Brigadir Kepala Bambang Tejo, 36. Di lokasi penembakan ditemukan senjata api tipe AK101.
 
Sebelumnya, pada Senin 9 Oktober 2017, Brigadir Dua Azan Fikri ditemukan tewas di dalam mobilnya di Tunggal Ilir, Kabupaten Musi Banyuasin. Terdapat luka tembak di bagian kepala anggota Kepolisian Resor Musi Banyuasin tersebut. Saat ditemukan, tangan kanannya masih memegang pistol. Ia diduga bunuh diri.




(FZN)

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

1 hour Ago

Azmin akan menjadi saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiha…

BERITA LAINNYA