Kejagung Siap Suplai Data terkait Ormas Menyimpang

Lukman Diah Sari    •    Jumat, 14 Jul 2017 13:42 WIB
perppu pembubaran ormas
Kejagung Siap Suplai Data terkait Ormas Menyimpang
Jaksa Agung M. Prasetyo. Foto: MI/Immanuel.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kejaksaan Agung siap menindaklanjuti Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Perppu Ormas). Kejaksaan akan membantu memberikan data atau masukan yang diperlukan dalam menindak ormas bermasalah. 

"Apakah ada pelanggaran hukum, ujaran-ujaran atau sikap tindakan yang nyata-nyata memang itu bertentangan Pancasila atau mengubah tatanan negara," kata Jaksa Agung M. Prasetyo di Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat, 14 Juli 2017. 

Menurut dia, Perppu Ormas ini adalah perbaikan dari aturan  UU Nomor 17 Tahun 2013 tetang Ormas. Perppu memperbarui mekanisme dalam pembubaran ormas.

"Kan dalam Perppu disebutkan, yang membubarkan ormas yang dinilai bertentangan dengan Pancasila adalah lembaga yang mengeluarkan izin kepada ormas itu," kata dia.

Pemerintah menerbitkan Perppu 2 Tahun 2017 tentang Ormas, pada Rabu, 12 Juli 2017. Sejumlah pasal dalam UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas dihapus, direvisi, dan ditambahi. 

Baca: Alasan Penerbitan Perppu Ormas Dinilai Lemah

Pasal 61 Perppu Ormas, contohnya, memungkinkan pemerintah mencabut status badan hukum ormas tanpa didahului proses pemeriksaan di pengadilan. Hal ini pun menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat.


Alur pembubaran ormas menurut UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas. Grafik: MI.

Baca: Perppu Pangkas Semua Proses Pembubaran Ormas

Perppu ini diyakini sebagai tindak lanjut rencana pemerintah untuk membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang dianggap bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945. Sementara itu, pemerintah menerbitkan Perppu ini karena UU Ormas belum secara komprehensif mengatur mekanisme pemberian sanksi yang efektif sehingga terjadi kekosongan hukum. 




(OGI)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

17 minutes Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA