PSI Danai AKtivitas Politik dengan Crowdfunding

Richaldo Y. Hariandja    •    Minggu, 27 Aug 2017 10:11 WIB
partai solidaritas indonesia
PSI Danai AKtivitas Politik dengan <i>Crowdfunding</i>
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie --Antara--Widodo S. Jusuf

Metrotvnews.com, Jakarta: Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan memperkenalkan konsep pembiayaan kegiatan politik. Salah satu cara yang digagas ialah dengan menggunakan metode crowdfunding.

"Kami sadar bahawa metode politik yang lama berpeluang menjadikan utang politik dari cukong-cukong. Untuk itu kita ingin pakai cara crowdfunding," ucap Ketua Umum PSI Grace Natalie saat ditemui dalam Kopdarwil DPW PSI Provinsi Jakarta, di Jakarta, Sabtu 26 Agustus 2017.

Pentingnya pendanaan dari masyarakat merupakan hal yang harus dilakukan untuk menjaga independensi PSI. Dia tidak ingin kader PSI berhutang kepada pemilik modal yang membuat aktivitas politik jadi bergeser.

Menurut dia, masyarakat tidak perlu menyumbang banyak, cukup Rp100 ribu per tahun. "Kalau ada 100 ribu orang lebih, maka bisa dibayangkan berapa pendanaan independen ini terkumpul," ucap Grace.

Jumlah tersebut dikatakan Grace bukan hal yang berat. Perbulan, masyarakat hanya perlu menyumbang Rp8 ribu, lebih kecil dari pengeluaran untuk kebutuhan pulsa yang rata-rata dikeluarkan masyarakat sebesar Rp30 ribu per bulan.

Meskipun demikian, Grace tidak dapat memberi tahu secara teknis rencana tersebut. Karena konsep tersebut akan diluncurkan setelah adanya Calon Legislatif.

"Jadi nanti masyarakat akan menilai dan memberi masukan terhadap caleg kami, kalau memang dia rekam jejaknya buruk, akan kami coret," terang dia.



Sementara itu, Ketua DPW PSI Povinsi DKI Jakarta Michael Victor Sianipar menyatakan konsep tersebut dibuat untuk memperlihatkan ide baru dari PSI. Menurutnya, Ideologi baru yang bersih dari korupsi akan terus dipertahankan PSI.

"Mungkin kami baru pada saat pemilu 2019 nanti, tapi akan menjadi partai lama dalam dua sampai 3 tahun ke depan. Karena itu Ideologi kami yang harus kami pastikan tetap baru," tukas dia.


(YDH)

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

KPK Periksa Eks Pejabat Kemendagri terkait KTP-el

3 weeks Ago

KPK memanggil Sekretaris Direktur Jenderal Administrasi Kependudukan Kementerian Dalam Neg…

BERITA LAINNYA