Fraksi NasDem Dukung Sistem Penyiaran Hybrid

Whisnu Mardiansyah    •    Selasa, 17 Apr 2018 15:13 WIB
lembaga penyiaran
Fraksi NasDem Dukung Sistem Penyiaran Hybrid
Suasana diskusi di Fraksi NasDem. Foto: Medcom.id/Whisnu Mardiansyah.

Jakarta: Fraksi Partai NasDem menggerakkan forum grup diskusi (FGD) dengan Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI). Mereka membahas Rancangan Undang-Undang Penyiaran.
 
Diskusi bertema 'Quo Vadis Sistem Penyiaran: Single Mux, Multi Mux atau Hybrid'. Turut hadir dalam acara ini anggota Komisi I DPR RI Fraksi NasDem Supiadin, Anggota Badan Legislasi Sulaeman Hamzah, Ketua ATVSI Ishadi SK, Komisioner KPI Agung Suprio, dan CEO Medcom.id Muhammad Mirdal.
 
Ishadi berharap hasil diskusi ini bisa mendorong fraksi-fraksi di DPR segera mengesahkan RUU Penyiaran. Peralihan dari sistem analog ke digital sudah semakin dekat.
 
"Ini tahun politik, sementara International Telecommunication Union (ITU) dan International Broadcasting Union (IBU) sudah menetapkan 2020 switch dari analog ke digital. Itu tinggal dua tahun lagi," kata Ishadi di Fraksi Partai NasDem, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 17 April 2018.

Baca: RUU Penyiaran Konsep Single Mux Dikhawatirkan Menciptakan Monopoli

Ishadi khawatir jika tak disahkan tahun ini, RUU Penyiaran semakin terbengkalai. "Sekarang kita sibuk dengan kegiatan pilkada dan pilpres, saya khawatir ini molor lagi, molor lagi dan itu berbahaya," ujarnya.
 
Ia berharap Fraksi Partai NasDem bisa mendorong fraksi-fraksi lainnya di DPR segera mengesahkan RUU Penyiaran. Jika tidak, Indonesia semakin tertinggal dengan negara lain.
 
"Mudah-mudahan pertemuan ini bisa memberikan dukungan dari NasDem dan Fraksi lain untuk segera memutuskan RUU Penyiaran," ucapnya.
 
Mantan penyiar TVRI itu menargetkan RUU Penyiaran harus disahkan sebelum 2020. Pasalnya, persiapan insfratruktur peralihan dari analog ke digital membutuhkan waktu minimal satu tahun.
 
"Targetnya 2020. Paling tidak persiapannya satu tahun 2019. Tapi kan 2019 pilpres," pungkasnya.
 
Sebelumnya, salah satu yang paling mencuat dalam RUU Penyiaran ini adalah penetapan TVRI sebagai satu-satunya penyelenggara penyiaran. Usulan Single Mux mencuat dalam proses penggodokan draf revisi Undang-undang Penyiaran Nomor 32 Tahun 2012. Draf RUU Penyiaran hingga kini masih terus dibahas oleh DPR.




(FZN)

Menanti Vonis Setya Novanto

Menanti Vonis Setya Novanto

30 minutes Ago

Terdakwa kasus korupsi KTP-el, Setya Novanto akan menjalani sidang putusan atau vonis di Pengad…

BERITA LAINNYA