Dua Pilpres dengan PT 20 Persen tak Ada Masalah

Antara    •    Jumat, 16 Jun 2017 15:11 WIB
revisi uu pemilu
Dua Pilpres dengan PT 20 Persen tak Ada Masalah
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo--Metrotvnews.com/Intan Fauzi

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah memberikan opsi ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) dengan skema 20-25 persen konstitusional. Opsi tersebut sama dengan pengaturan dalam UU lama.

"Tidak benar kalau opsi pemerintah dalam pembahasan RUU Penyelenggaraan Pemilu dikatakan inkonstitusional," kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Jakarta, Jumat 16 Juni 2017.

Pemerintah menginginkan presidential threshold (pt) adalah 20 persen perolehan kursi DPR RI. Atau 25 persen perolehan suara sah nasional.

Baca: PKS Sesalkan Sikap Pemerintah di RUU Pemilu

Dua kali pemilu presiden dilaksanakan dengan ketentuan presidential threshold 20-25 persen, tidak pernah menuai masalah. Justru muncul beberapa pasang calon Presiden.

"Pada Pilpres 10 tahun lalu bisa lima pasang capres/cawapres dan 2O14 muncul dua pasang capres/cawapres. Kenapa sekarang jadi dipermasalahkan dan diributkan," ujar Tjahjo.

Ia mengatakan pansus RUU Pemilu telah mampu membahas hingga 562 pasal selama enam bulan, meski dibahas secara keras namun dapat dimusyawarahkan.

"Tinggal lima poin yang sekarang sudah masuk forum lobi-lobi. Pemerintah menginginkan presidential threshold tetap 20-25 persen," papar Tjahjo.


(YDH)