Mantan Teroris Disarankan Direkrut buat Membasmi Terorisme

Whisnu Mardiansyah    •    Selasa, 20 Jun 2017 12:41 WIB
terorisme di filipina
Mantan Teroris Disarankan Direkrut buat Membasmi Terorisme
Pengamat terorisme dan mantan kombatan Ali Fauzi.Foto: Antara/Novrian Arbi.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah disarankan merekrut mantan kombatan dan napi teroris buat membasmi teroris di Indonesia. Sebab, melawan teroris seperti perang melawan pemikiran seseorang dan membalikan hati seseorang.
 
Pengamat Terorisme Ali Fauzi yang juga mantan kombatan menjelaskan jaringan terorisme di Indonesia terbagi dalam dua wilayah. Mid Indonesia bagian barat yang meliputi Sumatera dan Jawa, dan Mid Indonesia bagian Timur yang meliputi wilayah Nusa Tenggara dan Sulawesi.
 
Kata Ali, memutus mata rantai jaringan teroris berserta sel-selnya bukanlah perkara mudah. Penindakan dan penangkapan saja tidak cukup untuk memutus mata rantai jaringan teroris ini.
 
"Karena ini perang melawan pemikiran seseorang, membalikkan hati seseorang," kata Ali kepada Metrotvnews.com, Selasa 20 Juni 2017.
 
Selain di sisi penindakan, untuk memutus mata rantai jaringan teror, pemerintah perlu menggandeng para mantan kombatan dan napi terorisme. Mereka yang telah bertaubat dan insaf dijadikan agen perdamaian ke anak-anak muda yang rawan diradikalisasi.
 
Pasalnya, dalam beberapa tahun terakhir pola serangan dilakukan individu atau lone wolf. Dikhawatirkan, jika tak segera dicegah melalui pemahaman-pemahaman yang lurus, para anak muda mudah menjadi radikal dan secara spontanitas akan melakukan aksinya.
 
"Pemerintah menggandeng orang-orang mantan kombatan dan membentuk agen-agen perdamaian di komunitas.  Mantan-mantan yang sudah sadar diajak kampanye bersama. Mereka harus juga yang sudah insaf ada proses asah asuh asih," jelasnya.


(FZN)

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

1 hour Ago

Azmin akan menjadi saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiha…

BERITA LAINNYA