Amien Rais Diminta Jaga Suasana Teduh

Achmad Zulfikar Fazli    •    Minggu, 10 Jun 2018 15:28 WIB
amien raispilpres 2019
Amien Rais Diminta Jaga Suasana Teduh
Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin - Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo.

Jakarta: Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin menyayangkan sikap politikus senior PAN Amien Rais yang menantang Presiden Joko Widodo berduel secara gentle. Sebagai tokoh nasional, Amien dinilai seharusnya bisa menjaga suasana teduh.

"Pernyataan beliau itu pasti didengar banyak orang. Mantan Ketua MPR, mantan Ketua Umum Muhammadiyah, seorang guru besar yang amat terpelajar dan beliau adalah seorang pendiri partai besar di negeri ini kan. Jadi saya mohon dari lubuk hati yang paling dalam kepada Pak Amien untuk tetap bisa menjaga suasana ini dengan baik," kata Ali Mochtar kepada Medcom.id, Minggu, 10 Juni 2018.

Saat ini, kata dia, umat Islam tengah menjalani ibadah puasa Ramadan dan beberapa hari lagi masuk 1 syawal. Bahkan, menurut dia, banyak orang di republik ini sedang itikaf atau berdiam diri di dalam masjid untuk mencari keridaan Allah SWT.

Karena itu, ia meminta semua orang termasuk Amien Rais untuk menjauhi bermacam sangka, tuduhan, serta fitnah. "Sebagai seorang tokoh Pak Amien tahu benar, saya yakin itu," ucap dia.

Baca: Amien Rais: Kebijakan Pemerintah Jangan Buat Rakyat Ketakutan

Menurut dia, masyarakat kini butuh suasana yang teduh. Ia mengimbau kepada para tokoh untuk menghormati suasana Ramadan dan menjaganya dengan baik. 

"Sedapat mungkin kita jangan buat gaduh, suasana kampanye, suasana pemilu masih lumayan agak lama, jadi kita butuh waktu sedikit untuk sabarlah," pungkas dia.

Amien Rais sebelumnya menantang Jokowi berduel secara fair dan gentle di Pilpres 2019. Dia siap mengalahkan Jokowi secara konstitusional.

"Jadi saya menantang Pak Jokowi, mari kita bertanding secara fair. Mari kita duel secara gentle. Artinya apa, kita enggak usah jihad dengan fisik, menimbulkan bloodshed, tumpah darah, itu nanti ada masanya, kalau semua mentok saya kira itu perlu. Tapi itu masih jauh, masih ada cara lain, yaitu kita turunkan dengan demokrasi dan konstitusi," kata Amien dalam 'Tausyiah Kerakyatan 2019 Indonesia Pasca Jokowi' di Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu, 9 Juni 2018.





(AZF)

Hakim Tegur Irvanto

Hakim Tegur Irvanto

20 hours Ago

Hakim Yanto menyebut, Irvanto memang berhak membantah keterangan para saksi. Namun demikian, Ir…

BERITA LAINNYA