Bambang Soesatyo tanpa Rival

Nur Aivanni    •    Sabtu, 13 Jan 2018 07:00 WIB
partai golkar
Bambang Soesatyo tanpa Rival
Wakil Ketua DPR Fadli Zon (kiri) berbincang dengan Ketua Komisi III Bambang Soesatyo (kanan). Foto: Antara/Puspa Perwitasari

Jakarta: Nama Bambang Soesatyo yang digadang-gadang akan mengisi kursi Ketua DPR tidak mendapat petentangan di internal Partai Golkar. Ia diperkirakan bakal melangkah mulus menduduki jabatan yang ditinggalkan Setya Novanto tersebut.

"Sampai kemarin kita di rapat pleno fraksi enggak ada yang menolak, tuh. Menurut yang saya tahu termasuk Pak ARB (Aburizal Bakrie), selaku Ketua Dewan Pembina, sudah tahu nama itu. Dari awal sudah tahu semua," ujar Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Mahyudin saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Jumat, 12 Januari 2018 kemarin.

Mahyudin menilai sosok Bambang Soesatyo sejalan dengan slogan 'Golkar Bersih' meskipun namanya sempat disebut oleh Miryam S Haryani. Politikus Golkar yang saat ini menjabat Ketua Komisi III DPR itu disebut menekan Miryam untuk memengaruhi kesaksian Miryam dalam kasus korupsi proyek KTP-E.

"Kan tidak terbukti, sekarang kalau orang cuma disebut-sebut misalnya terlibat ini tidak terbukti, kan enggak ada bukti kan enggak bisa disalahkan orang," terang Mahyudin.

Secara terpisah, Ketua DPP Partai Golkar Andi Sinulingga mengatakan nama Bambang Soesatyo menguat untuk mengisi posisi Ketua DPR. Ia pun mengakui Bambang Soesatyo tidak mendapat penolakan di internal Golkar.

Baca: Airlangga Disebut Restui Bamsoet jadi Ketua DPR

"Sepertinya tidak ada, tidak ada juga alasan untuk menolak," ucapnya.

Andi pun menilai sosok Bambang Soesatyo tepat untuk menggantikan Setya Novanto sebagai Ketua DPR. Selain karena merupakan salah satu kader terbaik Partai Golkar, lanjut Andi, Bambang punya kapasitas yang cukup untuk dengan pengalaman cukup panjang di DPR.

Tunggu surat

Wakil Ketua DPR Agus Hermanto mengatakan pimpinan DPR hingga kemarin belum menerima surat dari Fraksi Partai Golkar yang berisi pengajuan nama calon Ketua DPR meskipun dari internal Golkar sudah beredar kabar Bambang Soesatyo yang didapuk menjadi Ketua DPR.

"Surat dari Fraksi Golkar hingga pagi ini belum ada yang masuk sehingga kami tetap menunggu usulan dari Golkar," kata Agus Hermanto di kompleks parlemen, Jakarta, kemarin.

Agus menjelaskan, yang terpenting dalam proses pergantian Ketua DPR itu, Fraksi Partai Golkar mengirimkan surat dahulu kepada pimpinan DPR terkait nama kader partai tersebut yang akan menjadi Ketua DPR. Setelah itu, pimpinan DPR akan memproses sesuai peraturan perundang-undangan.

"Setelah surat masuk ke pimpinan DPR, dilakukan Rapat Badan Musyawarah untuk menjadwalkan rapat paripurna. Dalam paripurna akan disampaikan surat tersebut lalu meminta persetujuan anggota DPR untuk disahkan Ketua DPR yang baru," ujar Agus.

Baca: Restu Ketua DPR untuk Bamsoet Dinilai Klaim Sepihak

Politikus Partai Demokrat itu mengatakan, bila melihat dinamika yang terjadi, kemungkinan besar pekan depan institusinya memiliki Ketua DPR yang baru. Dia juga menyakini Partai Golkar tidak akan memperlambat prosesnya.

Sebelumnya, politikus Partai Golkar Ahmadi Noor Supit mengatakan Ketua DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto telah menunjuk Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo sebagai Ketua DPR menggantikan Setya Novanto.

"Sudah fix namanya BS, namanya Bamsoet," kata Supit seusai rapat pleno Fraksi Partai Golkar di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis, 11 Januari kemarin.

Menurut Supit, keputusan itu tinggal menunggu hasil rapat pleno DPP Partai Golkar yang digelar dalam waktu dekat dan segera diumumkan secara resmi.

Supit mengatakan keputusan pergantian Ketua DPR sudah diambil sejak lama dan telah melalui proses sosialisasi dan klarifikasi kepada seluruh calon kandidat pengganti Novanto. (Media Indonesia)




(DMR)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

2 days Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA