Menhan Ingin `Bengkel` Sukhoi Dibangun di Indonesia

Whisnu Mardiansyah    •    Kamis, 27 Jul 2017 07:16 WIB
alutsista tni
Menhan Ingin `Bengkel` Sukhoi Dibangun di Indonesia
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Foto: MI/Panca

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah Indonesia berencana membeli 11 unit Sukhoi S-35 dari Rusia. Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu ingin fasilitas pemeliharaan maintenance, repair, overhaul (MRO) dibangun di Indonesia.
 
"Bikin MRO, pabrik untuk pemeliharaan sendiri dari pada bolak-balik. Bolak-balik ke sana mahal harganya," kata Ryamizard di kantornya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu 26 Juli 2017.

Baca: Industri Pertahanan Nasional Patut Diperhitungkan
 
Selain lebih efisien dan efektif, dengan memiliki MRO akan menguntungkan Indonesia. Negara-negara tetangga yang memiliki tipe pesawat jenis Sukhoi akan memilih merawat pesawatnya ke Indonesia. "Kalau di sini ada, pasti Vietnam dan Malaysia yang punya Sukhoi ke sini juga," jelasnya.
 
Jika realisasi pembelian Sukhoi S-35 ini terwujud. Indonesia jadi negara pertama pengguna jenis Sukhoi canggih ini di luar Rusia.

Baca: Pemerintah Berambisi Beli Drone yang Bisa Menjatuhkan Bom
 
Sementara untuk sistem pembelian, Ryamizard menyampaikan separuh biayanya akan menggunakan sistem imbal dagang. Namun, Ryamizard enggan membocorkan besaran anggaran untuk pembelian jenis pesawat ini.
 
Pemerintah masih menegosiasi harga dengan Rusia. Awalnya pemerintah berencana mendatangkan 8 unit Sukhoi S-35. Namun, Menhan sedang nego dengan anggaran yang sama bisa memperoleh 11 unit.
 
"Negonya supaya harganya harga dasar. Enggak mau saya yang dulu-dulu. Dulu 8-8 sekarang 8 -11," katanya.
 
Sukhoi-35 merupakan pesawat tempur generasi 4,5 buatan Komsomolsk on Amur Aircraft Production Association. Jika pembelian ini jadi, Sukhoi-35 akan melengkapi jajaran Sukhoi yang sudah dimiliki TNI. Jenis Sukhoi yang sudah dioperasikan TNI AU adalah Sukhoi-27 dan Sukhoi-30.




(FZN)