Misbakhun Beberkan 'Dosa-Dosa' KPK

Nur Azizah    •    Sabtu, 15 Jul 2017 16:48 WIB
angket kpk
Misbakhun Beberkan 'Dosa-Dosa' KPK
Anggota Komisi XI DPR M. Misbakhun. Foto: Metrotvnews.com/Nur Azizah

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota DPR RI M. Misbakhun membeberkan 'dosa-dosa' Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Salah satunya adalah soal operasi tangkap tangan terhadap auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) beberapa waktu lalu.

Anggota komisi XI DPR RI itu menyebut OTT KPK hanya jebakan. Dia mengklaim memiliki bukti yang menguatkan bahwa ucapannya benar. "Ada CCTV yang belum dibuka. Itu yang akan menjadi bukti dan nanti akan kami bawa," kata Misbakhun di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 15 Juli 2017.

Tak hanya itu, politikus Partai Golkar ini juga membeberkan pelanggaran KPK lainnya. Ia mengatakan salah satu komisioner KPK memaksa penyidiknya untuk menetapkan seseorang sebagai tersangka. "Penyidik itu dipaksa. Penyidik ini mengaku sendiri dan akan kami buka nanti," ujarnya.

Misbakhun juga mengkritisi soal pengangkatan 17 penyidik yang disebut tidak sesuai prosedur.

Baca: KPK Tegaskan OTT tak Berdasarkan Pesanan

Atas banyaknya 'dosa' KPK, Pansus Angket KPK berencana mengundang Menteri Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur. Pemanggilan Asman untuk mengkonfirmasi prosedur pengangkatan pegawai dan penyidik KPK.

"Dalam rangka ingin mengetahui nomenklatur KPK dan bagaimana rekrutmen LSM yang menjadi pegawai KPK. Apa Menpan-RB dilibatkan dalam hal itu?" tuturnya.

Misbakhun menuturkan pemeriksaan terhadap KPK dinilai penting lantaran KPK menggunakan uang negara. Meski KPK mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), bukan berarti KPK tak memiliki catatan.

"KPK memang mendapat predikat WTP, tapi bukan berarti tidak ada temuan. KPK itu terbukti menerima bantuan hukum yang tak berkaitan dengan penyidikan," ujar dia.




(UWA)