Junimart Sebut Surat Fadli ke KPK tak Relevan

M Rodhi Aulia    •    Rabu, 13 Sep 2017 16:22 WIB
korupsi e-ktp
Junimart Sebut Surat Fadli ke KPK tak Relevan
Politikus PDIP Junimart Girsang - ANT/Rosa Panggabean

Metrotvnews.com, Jakarta: Politikus PDIP Junimart Girsang menilai surat yang diteken Wakil Ketua DPR Fadli Zon ke KPK tidak relevan. Junimart khawatir surat itu bentuk intervensi pimpinan dewan terhadap proses penegakan hukum.

"Ini menyangkut etika sebenarnya. Karena ini bukan masalah lembaga, tentu tidak ada relevansinya," kata Junimart di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 13 September 2017.

Surat yang diteken Fadli sebagai Korpolkam ini, pada intinya memuat permintaan penundaan penyidikan kasus KTP elektronik (KTP-el) dengan tersangka Ketua DPR Setya Novanto. Junimart menyarankan, jika benar Novanto berhalangan, agar surat permintaan itu seharusnya disampaikan oleh keluarga Novanto atau kuasa hukumnya.

"Karena ini adalah masalah pribadi. Tidak ada hubungan dengan lembaga," ucap dia.

Anggota Komisi III DPR ini mengingatkan agar ke depan tak ada lagi pejabat yang tak cermat dalam bersurat. Apalagi dengan lembaga penegak hukum terkait pengusutan kasus tertentu.

"Saya berpendapat tentang etika seorang yang bisa bersurat kepada lembaga hukum, tentu dia punya kepentingan yang signifikan. Adanya surat dari DPR ke KPK untuk menunda pemeriksaan seseorang tentu harus ada dasar hukum dan etika yang jelas. Jangan sampai timbul persepsi intervensi," tandas dia.






(REN)

KPK Beberkan Proses Penetapan Tersangka Setya Novanto

KPK Beberkan Proses Penetapan Tersangka Setya Novanto

2 hours Ago

KPK meyakinkan, semua proses hukum sudah sesuai aturan berdasarkan alat bukti permulaan yang cu…

BERITA LAINNYA