DPR Tekankan Pentingnya Kurikulum Mitigasi Bencana

Whisnu Mardiansyah    •    Rabu, 09 Jan 2019 12:45 WIB
Kurikulum Pendidikan
DPR Tekankan Pentingnya Kurikulum Mitigasi Bencana
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Reni Marlinawati. Foto: MI/Rommy Pujianto.

Jakarta: Wakil Ketua Komisi X DPR RI Reni Marlinawati sepakat mitigasi bencana masuk kurikulum sekolah. Sebab, Indonesia merupakan negara yang rawan bencana.
 
"Posisi Indonesia yang terletak di jalur patahan gempa, memiliki lingkaran gunung berapi (ring of fire), serta struktur geografi yang rawan bencana, gagasan memasukkan kurikulum pendidikan berbasis mitigasi kebencanaan sangat relevan," kata Reni di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 9 Januari 2019.
 
Menurut Wakil Ketua Umum DPP PPP ini, mitigasi bencana tak perlu dibuatkan mata pelajaran khusus. Cukup memasukkan soal kebencanaan dengan mata pelajaran yang sudah ada.  Sebagai contoh, pelajaran geografi dapat diisi dengan konten berisi mitigasi kebencanaan.
 
"Anakn akan memiliki pemahaman yang komprehensif sejak dini dan menjadikan warga yang tanggap atas kebencanaan. Ini jauh lebih efektif ketimbang simulasi yang kerap dilakukan selama ini," ujar Reni.

Baca: Pendidikan Mitigasi Bencana Masuk Kurikulum

Konten mitigasi kebencanaan disesuaikan dengan potensi bencana di daerah masing-masing. Pola ini, sambung Reni, akan lebih efektif dan tepat sasaran.
 
"Persentase konten kurikulum bervisi kebencanaan disesuaikan dengan kebutuhan tiap-tiap daerah. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dapat menggandeng BNPB, Pemda dan stakeholder untuk merumuskan kurikulum ini," kata Reni.
 
Dia berharap kurikulum berkonten kebencanaan ini dapat diterapkan dalam ajaran baru 2019/2020. Pihaknya berharap pemerintah bergerak cepat untuk merealisasikan ide tersebut. "Prinsipnya lebih cepat lebih baik," katanya.




(FZN)