Tugas dan Tantangan Panglima TNI Pengganti Gatot Nurmantyo

   •    Rabu, 06 Dec 2017 10:31 WIB
panglima tni
Tugas dan Tantangan Panglima TNI Pengganti Gatot Nurmantyo
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko menyampaikan kuliah umum di Kantor Para Syndicate, Jakarta. (Foto: MI/Adam Dwi)

Jakarta: Marsekal Hadi Tjahjanto hari ini menjalani uji kepatutan dan kelayakan di DPR RI setelah diusulkan sebagai calon tunggal Panglima TNI pengganti Jenderal Gatot Nurmantyo.

Jika legislatif setuju dan Hadi sah menjadi panglima TNI ada beberapa tugas dan tantangan yang harus dilakukan oleh eks Irjen Kementerian Pertahanan itu selama masa jabatannya. Apa saja?

"Pertama konsolidasi. Itu yang utama yang harus dilakukan oleh panglima, untuk mengembalikan harapan masyarakat menjadi prajurit yang profesional dan solid baik secara internal maupun eksternal," kata mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Moeldoko, dalam Metro Pagi Primetime, Rabu 6 Desember 2017.

Selain konsolidasi, tantangan panglima TNI berikutnya adalah bagaimana institusi TNI siap menghadapi gelombang revolusi industri keempat. Utamanya dalam sistem intelijen dan alutsista yang harus disesuaikan dengan perkembangan teknologi saat ini.

Moeldoko mengatakan institusi TNI harus mulai memikirkan bagaimana teknologi bisa dimanfaatkan dengan baik untuk mendukung profesionalitas TNI dan kepentingan negara.

"Kita dulu secara hardware perang melawan Belanda dengan bambu runcing. Ke depan Kita perang dengan pendekatan teknologi. Analoginya seperti itu jangan sampai kita tertinggal," katanya.

Tak hanya itu, kesejahteraan prajurit di bawahnya juga menjadi salah satu tugas yang harus diemban oleh Hadi. Pun dengan membangun hubungan yang harmonis baik dengan negara tetangga maupun negara sahabat sehingga membuat posisi TNI benar-benar dihormati oleh dunia internasional.

Soal keamanan nasional juga tak luput dari perhatian. Moeldoko mengatakan panglima TNI harus memiliki fisik dan morel yang baik sehingga secara tugas TNI bisa berguna bagi banyak hal.

"Bisa dikerahkan kepada siapapun dan dimanapun. TNI bisa diperbantukan kapanpun baik dengan TNI sendiri, Polri, Pemda, dalam waktu yang singkat atau tidak TNI harus siap setiap saat apabila terjadi sesuatu," jelas Moeldoko.




(MEL)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

6 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA