Deklarasi Prabowo-Sandiaga Atas Sepengetahuan SBY

M Sholahadhin Azhar    •    Jumat, 10 Aug 2018 02:14 WIB
pilpres 2019
Deklarasi Prabowo-Sandiaga Atas Sepengetahuan SBY
etua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ( kanan) berpegangan tangan bersama seusai memberikan keterangan pers di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta, Kamis (9/8) malam. Foto: Antara/Sig

Jakarta: Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) disebut mengetahui soal deklarasi Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Saat mendatangi rumah SBY untuk kedua kalinya, Prabowo sempat memberitahu hal ini.

"Tadi diberitahukan, bukan minta izin. Itu beda lah, tapi kita diberitahukan akan deklarasi. Tadi itu datang masih kita mengajak untuk mencari alternatif," kata Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean di kediaman SBY, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat dini hari, 10 Agustus 2018.

Menurutnya, Prabowo masih menjanjikan akan membicarakan dengan timnya, terkait tawaran alternatif dari Demokrat. Tak jelas sosok siapakah yang ditawarkan sebagai alternatif. Namun, Prabowo terlanjur mendeklarasikan diri bersama Sandiaga Uno.

Ferdinand mengakui, pihaknya belum memunculkan figur alternatif untuk menggantikan Sandiaga. Ia menyebut Demokrat ingin membahas bersama dengan partai koalisi lainnya, namun Prabowo lebih memilih Sandiaga.

"Tadi kita belum memunculkan nama, kita inginnya membahas bersama dengan teman koalisi yang lain tapi sudah diputuskan langsung di sana ya kita enggak bisa paksakan," katanya.

Menurut dia, Demokrat memang tak hadir dalam deklarasi tadi, sebab partai belum memutuskan sikap. Prabowo sendiri sampai dua kali bolak-balik rumah SBY karena memenuhi ajakan komunikasi politik bersama partai berlambang merci itu.

Baca: Prabowo Akui Penunjukan Sandi Lewati Proses Panjang

Ferdinand mengatakan, pihaknya memang sudah mengetahui hal tersebut, namun memilih tak hadir dalam deklarasi. Sebab sikap final dari partainya belum diputuskan. 

"Tadi kita sudah dikasih tahu, cuman ya kita belum bisa untuk bersama-sama di sana untuk deklarasi," tandasnya.


(DMR)