Pemerintah Ikuti Putusan PTUN Terkait Laporan TPF Munir

Dheri Agriesta    •    Jumat, 17 Feb 2017 18:56 WIB
kasus munir
Pemerintah Ikuti Putusan PTUN Terkait Laporan TPF Munir
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di kantor Wakil Presiden. Foto: MI/Immanuel Antonius

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah akan mematuhi putusan PTUN terkait kasus Munir Said Thalib. PTUN menggugurkan gugatan agar penyelidikan kasus ini dibuka ke publik. 

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, pemerintah dalam posisi mengikuti putusan PTUN. Pengadilan bisa memeriksa dan mengambil keputusan terhadap sebuah produk yang dikeluarkan birokrasi.

"Kalau memang pendapat PTUN begitu, ya kita harus ikuti. Itu yang penting, pemerintah tidak ikut campur dalam hal ini. Ini yudisial," kata Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat 17 Februari 2017.

Kalla mengatakan, sesungguhnya ada banyak lembaga yang memiliki dokumen tersebut. Ada beberapa lembaga ad hock yang juga menerima salinan laporan TPF Munir selain pemerintah.

Dia menilai, sesungguhnya cukup dokumen yang dimiliki lembaga itu yang dipublikasikan. Karena, pemerintah punya banyak berkas yang harus dikelola, apalagi waktu penyerahan itu sudah lebih sepuluh tahun.

"Jadi dibuka saja, dikeluarkan saja siapa yang punya, baru diverifikasi bahwa ini benar, dicocokkan, itu saja sudah," kata Kalla.

Sebelumnya, Komisi Informasi Pusat memutuskan dokumen TPF Munir harus dibuka ke publik. Tapi, Majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta membatalkan putusan itu. PTUN Jakarta memutuskan, Kementerian Sekretariat Negara tak perlu mempublikasikan laporan itu.

"Menyatakan batal putusan KIP RI 025/IV/KIP-PS/2016 tanggal 10 Oktober 2016 sebagaimana dimohonkan keberatan permohonan," kata Ketua majelis hakim Wenceleus, dalam sidang putusan di PTUN Jakarta, Jalan Sentra Timur Jaktim, Kamis 16 Februari.


(MBM)

Luhut: Memangnya Saya Dewa Bisa Loloskan Novanto

Luhut: Memangnya Saya Dewa Bisa Loloskan Novanto

9 hours Ago

Luhut pun membantah menemani Novanto untuk bertemu Presiden Joko Widodo di Bandara Halim Perdan…

BERITA LAINNYA