Cerita Anies Baswedan yang Ditemui Sandiaga

Dheri Agriesta    •    Rabu, 21 Sep 2016 16:28 WIB
pilgub dki 2017
Cerita Anies Baswedan yang Ditemui Sandiaga
Anies Baswedan. Foto: MTVN/ Dheri Agriesta

Metrotvnews.com, Jakarta: Bakal calon gubernur DKI dari Partai Gerindra Sandiaga Salahudin Uno bertemu dengan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan. Keduanya membahas banyak hal, termasuk dinamika politik yang terjadi di Ibu Kota.
 
Anies menjelaskan, dalam pertemuan itu Sandi bercerita apa yang sedang dilakukan agar memenangkan Pilkada DKI. “Dia banyak cerita. Tapi kalau kita ketemuan itu ada atau enggak ada pilkada ya kita ketemuan,” kata Anies di kediamannya, Jalan Lebak Bulus II, Cilandak Barat, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2016).
 
Anies mengaku lebih banyak mendengarkan cerita persiapan yang sudah dilakukan Sandi. Sandiaga mengaku siap mencalonkan diri sebagai wakil gubernur jika Anies bersedia menjadi calon gubernur DKI. Tapi Anies tak bicara banyak soal kemungkinan maju dalam pilkada serentak tahun depan.
 
Anies mengatakan, keputusan bukan di tangannnya, melainkan di tangan partai politik yang akan berkumpul di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Puri Cikeas. Anies ingin melihat pertimbangan dan putusan yang dikeluarkan partai politik itu.


 
"Saya tidak tahu indikasinya, saya sih menunggu. Bukan hanya menunggu ya kita lihat saja nanti apa keputusan mereka," jelas Anies.

Poltracking Indonesia melakukan survei elektabilitas dengan mensimulasikan pasangan bakal cagub - bakal cawagub DKI. Dalam survei yang dirilis  16 Septermber itu, pasangan Ahok - Djarot hanya ungul tipis (37,95 persen) dari duet Anies Baswedan - Sandiaga Uno yang meraih 36,38 persen. Sebanyak 25,67 persen responden tidak tahu atau tidak menjawab.
 
Poltracking melakukan survei ini pada 6-9 September 2016 dengan melibatkan 400 responden.
 
Margin of error survei ini diklaim sebesar 4,95 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Metode pengumpulan data dilakukan secara tatap muka menggunakan kuesioner.
 
Wawancara dikontrol secara sistematis oleh peneliti pusat koordinator wilayah dengan melakukan cek ulang di lapangan sekitar 20-30 persen dari total data yang masuk.
 



(FZN)

Video /