Makam Kartini Menjadi Destinasi Wisata Sejarah Nasional

   •    Jumat, 21 Apr 2017 15:25 WIB
hari kartini
Makam Kartini Menjadi Destinasi Wisata Sejarah Nasional
R.A. Kartini. Wikipedia

Metrotvnews.com, Rembang: Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa meresmikan makam tokoh emansipasi perempuan R.A. Kartini sebagai destinasi wisata sejarah nasional. Peresmian bersamaan dengan perayaan Hari Kartini 2017 di Rembang, Jawa Tengah.

Dalam kesempatan itu, Khofifah mengatakan, sebagaimana pemikiran Kartini bahwa kebangkitan seseorang ditandai dengan kebangkitan cara berpikir dan pendidikan yang baik. Momentum Hari Kartini memberi pesan kepada masyarakat bahwa meningkatnya kualitas perempuan Indonesia mendorong meningkatnya kualitas keluarga.

"Hal ini merupakan salah satu langkah strategis untuk memajukan bangsa dan negara," kata Khofifah, Jumat 21 April 2017.

Khofifah mengatakan, Kartini tidak menuntut persamaan hak dalam segala bidang. Ia hanya menuntut agar perempuan diberi hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Pendidikan yang layak bagi perempuan memungkinkan mereka memiliki kesempatan lebih baik untuk mendapatkan akses di berbagai bidang dalam kehidupan dan lingkungan. Untuk itu, Khofifah meminta seluruh pemangku kepentingan memberikan akses yang lebih baik kepada perempuan.

Terutama perempuan yang tinggal di pelosok, daerah terpencil, tertinggal, terluar, dan perbatasan. Mereka mesti memperoleh pendidikan dan kehidupan yang layak dan lebih baik sehingga memungkinkan lahirnya generasi unggul di masa depan.

Selain pendidikan, lanjut Mensos, Kartini juga bertekad menjadi muslimah yang baik sebagaimana bunyi surat Al Baqarah ayat 193 yang berarti dari gelap menuju cahaya. Itu tercermin dalam buku Habis Gelap Terbitlah Terang.

"Filsafat keagamaan dan kebhinekaan Kartini sangat dalam sekali. Saya bisa memahami hal ini karena dia juga santri dari kiai Soleh Darat, guru pendiri Nahdlatul Ulama KH Hasyim Asy'ary dan juga guru pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan," kata Khofifah.

Kartini lahir di Mayong, Jepara, 21 April 1879. Ia meninggal di Rembang, Jawa Tengah, 17 September 1904 pada umur 25 tahun. Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 108 tahun 1964, pada 2 Mei 1964 Kartini dianugerahi gelar Pahlawan Nasional. (Antara)


(TRK)

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

1 hour Ago

KPK kembali memeriksa mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Irman diperiksa sebagai saksi un…

BERITA LAINNYA