Megawati dan Puan Groundbreaking Masjid At-Taufiq

Misbahol Munir    •    Sabtu, 09 Jun 2018 01:14 WIB
pdipmegawatipuan maharani
Megawati dan Puan <i>Groundbreaking</i> Masjid At-Taufiq
Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Menko PMK Puan Maharani didampingi jajaran DPP PDI Perjuangan dan beberapa menteri Kabinet Kerja groundbreaking Masjid At-Taufiq. Foto: Dok/Istimewa

Jakarta: Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani atas nama keluarga besar almarhum H.M. Taufiq Kiemas melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) sebagai tanda dimulainya pembangunan Masjid At Taufiq, Jumat, 8 Juni 2018.

Lokasi dibangunnya Masjid At-Taifiq berada di seberang Kantor DPP PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Turut hadir dalam acara itu Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Wakil Sekjen yang juga Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah, Wakil Sekjen yang juga Wakil Ketua DPR Utut Adianto, Wakil Sekjen Eriko Sotarduga, dan jajaran pengurus DPP PDI Perjuangan. Kemudian Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Ketua Umum Bamusi Hamka Haq, Sekretaris Umum Bamusi Falah Amru, serta beberapa menteri Kabinet Kerja.  Di antaranya Mendagri Tjahjo Kumolo, Menkumham Yasonna H Laoly, dan Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga.

Puan Maharani mewakili keluarga besar almarhum Taufiq Kiemas dalam sambutannya mengungkapkan, pembangunan masjid di area Kantor PDI Perjuangan Lenteng Agung merupakan inisiatifnya. Beberapa waktu setelah ayahnya, Taufiq Kiemas, meninggal, Puan menyampaikan idenya itu kepada sang ibu, Megawati Soekarnoputri.

"Saya sampaikan sama Ibu, ini di depan kantor kan biasanya untuk parkir dan bazar. Saya usulkan, kenapa enggak dibangun saja masjid di sini," kata Puan dalam keterangannya.

Atas usulan itu, kata Puan, Megawati langsung menyetujuinya.  Puan menyatakan, dengan dibangun masjid, ke depan selain bisa untuk sarana ibadah yang representatif, juga bisa digunakan untuk berbagai kegiatan sosial. Karenanya, dalam desain pembangunan, di lantai satu dibangun aula yang bisa memuat hingga 1.000 orang. Nantinya, aula tersebut bisa untuk berbagai kegiatan sosial, termasuk juga untuk acara resepsi pernikahan. Kemudian untuk tempat salat ada di lantai dua.

"Karena sekarang ini, musala tidak cukup menampung. Juga misalnya ketika salat Id, saya melihat belum representatif. Makanya ini saya sampaikan kepada Ibu Mega. Waktu saya sampaikan, Ibu Mega bilang: 'ya sudah, kamu yang urus'," beber Puan.

Menurut Puan, semenjak niat membangun masjid yang kemudian diberinama At-Taufiq, ada beberapa kendala sehingga groundbreaking baru bisa dilakukan kali ini, bertepatan dengan peringatan lima tahun wafatnya Alm Taufiq Kiemas.

"Tahun ini kita mulai, tahun 2019 sudah berdiri masjid ini," tukas Puan.

Ke depan, ketika sudah jadi dan beraktivitas, Masjid At-Taufiq dikelola oleh Baitul Muslinin Indonesia (Bamusi).

Puan juga mengatakan soal pembangunan Masjid At-Taufiq ini telah disampaikan ke Presiden Joko Widodo, dan diambut positif karena di depan Kantor PDI Perjuangan akan segera berdiri Masjid At-Taufiq.

Ahmad Basarah yang dipercaya sebagai Ketua Panitia Pembangunan Masjid At-Taufiq dalam sambutan laporan menyampaikan, ide awal pembangunan masjid itu memang dari keluarga besar Ibu Megawati Soekarnoputri. Kemudian, atas berbagai masukan, masjid itu diberi nama At-Taufiq. Selain untuk mengenang nama almarhum Taufiq Kiemas, nama itu juga punya makna limpahan Allah, pertolongan, serta petunjuk.

"Masjid ini nantinya menjadi sarana agar mendapatkan petunjuk, bimbingan, dalam menjalankan perintah Sang Khaliq, dalam perjuangan mewujudkan Indonesia Raya dalam wadah NKRI," kata Basara

Dengan dibangunnya Masjid At-Taufiq ini, lanjut Basarah, juga sekaligus sebagai sarana dan wadah perjuangan PDI Perjuangan untuk turut serta menghadirkan Islam Nusantara yang berkemajuan untuk Indonesia Raya. Semangat itu merupakan kombinasi dari semangat NU yakni Islam Nusantara, dan semangat Muhammadiyah yakni Islam berkemajuan.

Setelah sambutan atas nama panitia dan keluarga besar almarhum Taufiq Kiemas, acara ditutup dengan peletakan batu pertama yang secara seremonial dilakukan langsung oleh Megawati dan Puan Maharani beserta keluarga besarnya. Turut mendampingi Megawati, jajaran DPP PDI Perjuangan, dan kader PDI Perjuangan di Kabinet Kerja.


(MBM)

Hakim Tegur Irvanto

Hakim Tegur Irvanto

20 hours Ago

Hakim Yanto menyebut, Irvanto memang berhak membantah keterangan para saksi. Namun demikian, Ir…

BERITA LAINNYA