PAN Bakal Rapat Pleno Bahas Keterwakilan di Pansus Angket

Husen Miftahudin    •    Rabu, 04 Oct 2017 11:54 WIB
angket kpk
PAN Bakal Rapat Pleno Bahas Keterwakilan di Pansus Angket
Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto--Metrotvnews.com/Husen Miftahudin

Metrotvnews.com, Jakarta: Fraksi PAN di DPR mulai jengah dengan Panitia Khusus (Pansus) Angket KPK. Temuan bukti-bukti dugaaan pelanggaran lembaga antirasuah yang didapatkan Pansus dirasa sudah cukup.

"Sebenarnya yang dilakukan Pansus sudah banyak terhadap empat bagian itu dengan turunannya, sudah sangat detail," kata Sekretaris Fraksi PAN Yandri Susanto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 3 Oktober 2017 kemarin.

Menurut dia, kerja Pansus Angket KPK sudah cuku. Hasil temuan-temuannya itu tinggal disimpulkan dan diberi rekomendasi.

"(Pemberian rekomendasinya) apakah ke presiden apa saja, ke KPK apa saja, kejaksaan, kepolisian dan ke BIN," paparnya.

Kesimpulan dan rekomendasi bisa memilah temuan-temuan yang didapatkan dari para ahli dan yang lainnya. Bagi Fraksi PAN, Pansus Angket sudah cukup mendapatkan bukti untuk mengambil kesimpulan dan rekomendasi.

Hari ini Fraksi PAN akan menggelar rapat pleno untuk membahas keterwakilannya di Pansus Angket. "Kalau Fraksi PAN sudah cukup Pansus bekerja. Di fraksi belum dibahas secara resmi, biasanya rapat harian Rabu, pleno fraksi akan dibahas (penarikan diri PAN dari Pansus Angket)," kata Yandri.

Baca: Fraksi di Pansus Angket KPK Dipastikan Solid

Diberitakan sebelumnya, Wakil Ketua Pansus Angket Taufiqulhadi mengklaim seluruh fraksi yang mengirimkan wakil di Pansus akan tetap solid hingga akhir. Masa kerja Pansus berakhir usai memberikan kesimpulan dan rekomendasi.

"Saya yakin bahwa tidak bakal ada fraksi yang maju mundur," tegas Taufiqulhadi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 3 Oktober 2017.

Pansus Angket diisi nama-nama dari perwakilan tujuh fraksi. Sementara itu, PKB, PKS dan Demokrat sedari awal menolak. Di tengah jalan, Gerindra menarik perwakilannya sehinga tersisa perwakilan dari Fraksi PDIP, Golkar, PPP, PAN, NasDem, dan Hanura.

Taufiqulhadi mengatakan, hingga kini PAN belum jua mengirim surat pemunduran diri dari Pansus Angket. Dia mengklaim, komunikasi antarfraksi yang duduk di Pansus Angket KPK tetap erat. Bahkan, fraksi yang tidak mengirim wakilnya di Pansus pun rohnya mendukung.


(YDH)