Kader Korup Jadi Cambuk Partai Golkar

Ilham wibowo    •    Rabu, 14 Feb 2018 15:43 WIB
OTT Bupati Subang
Kader Korup Jadi Cambuk Partai Golkar
Ketua DPP Partai Golkar Azis Syamsudin

Jakarta: Dua calon kepala daerah dari Partai Golkar terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kejadian itu menjadi pukulan telak bagi Golkar.
 
Selain menangkap calon bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko, KPK juga menangkap calon bupati Subang Imas Aryumningsih.
 
"Ini merupakan cambuk dan introspeksi bagi Partai Golkar untuk memperbaiki sistem dan sikap ke depan," kata Ketua DPP Partai Golkar Azis Syamsudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu 14 Februari 2018.
 
Partai Golkar bakal mengevaluasi kader calon kepala daerah yang terjerat tindak pidana korupsi. Meski demikian, asas praduga tak bersalah masih berlaku untuk mencermati dinamika yang terjadi.

Baca: Kader Terjaring OTT, Golkar Terpaksa Putar Otak
 
"Jangan sampai kejadian-kejadian yang disampaikan merupakan trapping menjelang pilkada," ujarnya.
 
Aziz memastikan partainya sangat selektif memilih kader untuk dicalonkan sebagai kepala daerah. Sebab, seluruh kader maupun tokoh eksternal telah diminta untuk mewujudkan slogan antikorupsi yakni 'Golkar Bersih'.
 
"Tentu selektif dalam memilih calon, sudah melalui proses baik dari fit proper internal partai dan survei. Tapi, kan kita tidak bisa mengontrol seluruh kader partai atau calon kepala daerah," kata Azis.
 
Imas ditangkap bersama tujuh orang lain dari unsur Pemkab Subang dan pihak swasta. Delapan orang itu sudah berada di KPK untuk dimintai keterangan.
 
KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk memastikan status mereka yang dicokok. Hingga saat ini, pemeriksaan masih berlangsung.




(FZN)