Mahar Politik Picu Perilaku Koruptif

M Sholahadhin Azhar    •    Kamis, 28 Dec 2017 23:18 WIB
partai politikkorupsi
Mahar Politik Picu Perilaku Koruptif
Ilustrasi suap. Foto: Metrotvnews.com/Mohammad Rizal

Jakarta: Politikus Partai NasDem Effendy Choirie sepakat dengan ucapan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal partai politik sebagai salah satu asal muasal koruptor. Penyebabnya, praktik mahar partai yang sudah menjadi rahasia umum.

"Pernyataan KPK tidak terlalu salah, karena pemimpin negeri ini di DPR dan eksekutif, setelah separuh atau setelah sekian lama memimpin, ujungnya (ada yang) korupsi. Faktor utama mengapa para pemimpin itu korupsi adalah (sistem) mahar partai,"  kata pria yang akrab disapa Gus Choi di Kantor DPP NasDem, Jakarta Pusat, Kamis, 28 Desember 2017.

Ia mengatakan, sejak seseorang ingin menjadi pemimpin, sudah dipalak dan dipaksa membeli dukungan dengan bandrol selangit. Gus Choi berharap, tradisi seperti itu dikurangi. Ia memastikan Partai NasDem tak akan mengutip mahar dari mereka yang ingin menjadi pemimpin.

"Tanpa tarikan, tanpa uang administrasi, uang kursi, apapun itu. Ini dengan maksud bahwa kita mengawali proses dengan cara yang bersih," imbuh Gus Choi.

Baca: Hampir 70 Persen Anggota Legislatif tak Serahkan LHKPN

Dampaknya diprediksi akan sangat signifikan. Jika sudah menjabat, para kader tak pusing memikirkan balik modal mahar. Maka, kader terpilih sepenuhnya fokus membangun daerah atau instansi yang dipimpin.

"Sehingga kalau jadi pemimpin, dia bersih. Hasilnya juga akan bagus," tandas Gus Choi.

Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan sebelumnya menagih komitmen partai politik memberantas korupsi. Menurut catatan KPK, belum ada sikap konkret dari partai. Terutama dalam filter awal rekrutmen kader dan etika politik mereka. 

"Yakni tidak adanya standar etika partai politik dan politisi, juga tidak ada standar persyaratan rekruitmen kader dan politisi," tutur Basaria beberapa waktu lalu.


(DMR)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA