Anies Minta Permasalahan Jakarta Jangan Dibebankan ke Ahok

Whisnu Mardiansyah    •    Rabu, 30 Nov 2016 02:14 WIB
pilkada dki 2017
Anies Minta Permasalahan Jakarta Jangan Dibebankan ke Ahok
Anies Baswedan. MTVN/ Nur Azizah

Metrotvnews.com, Jakarta: Calon gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan meminta semua permasalahan di Jakarta jangan dibebankan kepada calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Ia menilai sudah banyak program yang berhasil dikerjakan oleh rivalnya di Pilkada DKI itu.

"Sebetulnya kita jangan bicara buruk (kinerja Ahok), menurut saya begini, jangan bebankan seakan-akan semua masalah ini pada Pak Basuki, dia baru jadi  gubernur ini dua tahun," kata Anies di kantor Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (29/11/2016).

Anis manambahkan, masalah-masalah Jakarta sudah ada jauh sebelum Ahok menjadi gubernur. Sebab itu, kata Anies sangat tidak bijak jika segala persoalan di Jakarta seolah-olah karena kinerja Ahok yang buruk.

"Menurut saya justru kita harus objektif,  proporsional dalam menilai, termasuk di antaranya soal menjalin koordinasi dengan semua pihak agar program berjalan baik. Nah itu yang ingin kita perbaiki," kata Anies.

Lebih lanjut, pasangan Sandiaga Uno itu mengatakan permasalah di suatu daerah adalah tanggung jawab bersama. Bukan cuma menjadi urusan seorang gubernur dan wakilnya.

"Bicaranya dengan semua pihak, dengan dewan kota, dengan DPRD, komunitas bisnis, LSM, warga itu salah satu aspek yang kita inginkan," kata Anies.

Anies pun mengakui  sudah banyak program Ahok yang berhasil. Ia berkomitmen akan melanjutkan program Ahok tersebut.

"Yang baik-baik kita teruskan, misal tentang pembersihan kali, itu baik sudah berhasil. Dan kita ingin teruskan, dan kita berikan kredit pada pak Basuki yang  sudah mendorong soal hal itu," tutur Anies.

Selain itu, Anies menilai pelayanan birokrasi pemerintahan DKI Jakarta di bawah ke kepemimpinan Ahok cukup baik.

"Jadi banyak hal yang sudah dikerjakan (oleh Ahok). Dan kita ingin justru mindsetnya yang kita ubah. Kalau selama ini semuanya dikerjakan pemerintah, kalau besok kita akan ajak seluruh komponen terlibat," imbuh dia.


(SCI)