Fadli Dukung Hasil Lelang KPK Masuk Kas Negara

Dheri Agriesta    •    Jumat, 22 Sep 2017 12:26 WIB
kpk
Fadli Dukung Hasil Lelang KPK Masuk Kas Negara
Wakil Ketua DPR Fadli Zon/MTVN/Dheri Agriesta

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi membuka lelang barang hasil rampasan dari koruptor. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mendukung langkah itu selama negara tetap diuntungkan.

"Kalau uangnya masuk (kas) negara ya saya kira bagus, ada pemasukan daripada tidak jelas dikumpulkan (hasil rampasan)," kata Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat 22 September 2017.

Barang rampasan seperti mobil bakal mengalami penurunan nilai bila tak dimanfaatkan. Biaya rutin perawaran barang tersebut pun terbilang besar. Sementara bila tak dirawat barang rampasan bakal menjadi besi tua dan rongsokan.

Tapi, Fadli mengingatkan, ada mekanisme dalam proses lelang barang rampasan. KPK, tegas dia, harus memastikan barang yang dilelang memiliki surat lengkap dan sah secara hukum, terutama barang otomotif.

"Misal (mobil dibeli) dari penyelundupan itu gimana status barang itu di sisi hukum yang lain, itu soal kepemilikan yang sah, jadi menurut saya ini harus diselesaikan," jelas Fadli.

Apalagi, penjualan dilakukan dengan cara lelang. Meski harga yang dipasang terbilang murah, proses lelang membuat harga bisa menjadi lebih tinggi daripada sebelumnya.

"Misalnya ditetapkan Rp100 juta, tapi kalau peminatnya banyak bisa jadi Rp150 juta. Jadi menurut saya ini harus jelas dulu duduk persoalannya," tegas Fadli.

Dirjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan Isa Rachmatarwata mengatakan lelang hari ini harusnya menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam membeli suatu aset. Isa berpendapat keikutsertaan KPK dalam proses lelang merupakan hal lumrah.

Setiap barang yang sudah selesai proses hukumnya memang dimasukkan ke dalam proses lelang. Barang-barang yang salah satunya merupakan hasil gratifikasi itu harus ditentukan pemanfaatannya.

"Hasil lelang harus masuk ke kas negara menjadi biaya masuk ke negara tidak kena pajak. Kalau enggak dimanfaatkan seperti ini oleh negara di lelang saja agar bisa memberikan income kembali kepada negara," jelas dia.

Lelang barang rampasan KPK akan dilaksanakan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) III di JCC, Jakarta Pusat pukul 13.30 WIB. Peserta lelang tidak bisa mendaftar saat acara berlangsung. Peserta harus sudah mendaftar di situs lelangdjkn.kemenkeu.go.id. Peserta juga harus melakukan registrasi ulang di JCC dan dikenakan biaya 3 persen dari harga lelang.


(OJE)

Peran Setya Novanto di Kasus KTP-el

Peran Setya Novanto di Kasus KTP-el

4 minutes Ago

Keterlibatan Ketua DPR RI non aktif Setya Novanto dalam kasus korupsi KTP elektronik dimulai pa…

BERITA LAINNYA