PKB Bela Menteri Nyaleg

M Sholahadhin Azhar    •    Sabtu, 21 Jul 2018 05:00 WIB
pileg
PKB Bela Menteri Nyaleg
Wakil Sekretaris Jenderal PKB Daniel Johan

Jakarta: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyebut kinerja menteri yang maju ke pemilihan legislatif (pileg) 2019 tidak akan terganggu. Wakil Sekretaris Jenderal PKB Daniel Johan menyebut sudah ada mekanisme di kabinet yang memastikan kerja menteri terus berlanjut. 

"Kami meyakini menteri yang mencalonkan diri sebagai caleg tidak akan mengganggu kerja di kementerian karena memiliki mekanisme yang mapan," ujarnya di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat, 20 Juli 2018.

Mekanisme itu, kata dia, terkait kewajiban menteri untuk cuti saat kampanye pileg. Dengan demikian tugas di kementerian tidak akan terganggu karena sudah ada delegasi ke bawahan menteri. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa menteri tidak perlu mundur jika ingin melenggang ke parlemen.

"Kami sesuai aturan saja, yaitu cuti karena itu tidak harus mundur," imbuh Daniel.

Lebih lanjut ia memastikan seluruh menteri dari PKB taat prosedur. Misalnya terkait penggunaan fasilitas negara saat kampanye. PKB meminta agar menteri-menterinya menggunakan kendaraan pribadi dan tidak memakai anggaran negara.

PKB, kata Daniel, meminta agar sanksi yang diterapkan pemerintah jika para menteri tetap menggunakan fasilitas negara saat kampanye. 

"Kami mendorong Presiden Joko Widodo memberikan sanksi bagi menteri yang menggunakan fasilitas negara ketika kampanye Pileg. Kami dorong peraturan dijalankan secara konsisten," tutur dia.

Seperti diketahui, Menteri Sekretaris Negara Pratikno menyatakan ada tujuh menteri dari kabinet kerja yang berpartisipasi dalam Pileg 2019. Mereka berasal dari PKB, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Detail menteri yang mencalonkan diri di legislatif yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani (PDIP), Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly (PDIP), Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin (PPP), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur (PAN).

Adapun dari PKB yakni Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjoyo.


(SCI)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

6 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA