Fahri Sebut Nazaruddin Kesal Asimilasinya Ditunda

Whisnu Mardiansyah    •    Rabu, 21 Feb 2018 05:00 WIB
korupsi e-ktp
Fahri Sebut Nazaruddin Kesal Asimilasinya Ditunda
Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah. (Foto: ANTARA/Puspa Perwitasari)

Jakarta: Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebut Nazaruddin kesal proses asimilasinya ditunda, sehingga menyeret namanya dalam kasus korupsi. Apalagi, Fahri mengaku telah membongkar kehidupan Nazaruddin di Lapas Sukamiskin, Jawa Barat.

"Dugaan saya dia mau dibebaskan ini karena gini, Nazar di Sukamiskin itu tidak menjalani proses permasyarakatan. Dia sembunyi, dia tidak berinteraksi dengan siapapun," kata Fahri di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Februari 2018.

Fahri membeberkan, di dalam Lapas Nazar memiliki body guard yang bertugas melindungi dan menjaganya. Nazaruddin hanya berkomunikasi jika yang menemuinya dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Baca: KPK Kantongi Nama Ketua Fraksi Penikmat KTP-el

Fahri mengetahui KPK membuat surat pernyataan jika Nazaruddin sudah tidak lagi memiliki perkara korupsi. Padahal, Nazaruddin terlibat dalam beberapa kasus korupsi yang sampai sejauh ini tidak terkena delik perkaranya.  

"Dan hampir asimilasi saya dengar terakhir dari Sukamiskin dia marah, karena orang KPK datang 'sabar Nazar' asimilasinya ditunda. Gara-gara ini semua terungkap ya. Gara-gara ini semua terungkap dan akhirnya dia marah, dia mau menyebut nama saya," jelasnya.

Nazaruddin sebelumnya mengaku tengah menyiapkan berkas soal dugaan korupsi yang dilakukan oleh Fahri. Ia bahkan bakal segera menyerahkan berkas tersebut ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Baca: Nazaruddin Bantah Keterlibatan SBY dalam Kasus KTP-el

Nazaruddin menjelaskan, dugaan korupsi tersebut dilakukan oleh Fahri saat masih berada di komisi hukum periode 2009-2014. Saat itu Fahri menjabat sebagai wakil ketua Komisi III. 

Nazaruddin sesumbar punya bukti kuat soal dugaan korupsi Fahri. Ia juga mengklaim dapat membuktikannya, sebab uang itu ia serahkan langsung kepada Fahri. 


(AZF)