Pancasila Mempersatukan Indonesia

Gervin Nathaniel Purba    •    Rabu, 21 Sep 2016 07:04 WIB
mpr ads
Pancasila Mempersatukan Indonesia
Indonesia kaya akan keragamanan suku, bahasa, dan budaya (Foto:Antara/Ahmad Subaidi)

Metrotvnews.com, Jakarta: Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas, dengan jumlah pulau mencapai lebih dari 11 ribu. Suku bangsa di Indonesia mencapai lebih dari 700, sedangkan bahasa yang ada di Indonesia juga sangat banyak, yakni mencapai lebih dari 600 bahasa. Selain itu masyarakat Indonesia menganut enam agama yang berbeda.

Di tengah keberagaman, saat ini sudah bukan zamannya lagi untuk membeda-bedakan suku, bangsa, bahasa dan agama. Karena hak dan kewajiban seluruh warga negara sama. Semua bisa menjadi kepala daerah, tanpa melihat suku, bahasa, dan agama.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Fraksi Partai Hanura MPR RI H. Sarifuddin Sudding SH, MH,  saat membuka Seminar Nasional di Jakarta pada Selasa (20/9/2016). Seminar yang diselenggarakan Fraksi Hanura MPR RI bekerja sama dengan  Pengurus Pusat  Satuan Pelajar Mahasiswa Hanura (Sapma Hanura), itu mengetengahkan tema, "Memperkuat Karakter Pemuda Dengan Internalisasi Nilai-Nilai Pancasila."

Empat orang narasumber turut menyampaikan pemikirannya pada seminar tersebut. Mereka adalah Dadang Rusdiana,  Sekretaris  Fraksi Hanura MPR, Capt. Djoni Rolindrawan, anggota Fraksi Partai Hanura MPR, staf khusus Presiden Dias Hendro priyono, dan Andi Ashadi.

Dengan luasnya wilayah Indonesia, potensi perpecahanpun menjadi semakin besar. Beruntung, Indonesia memiliki Pancasila, yang mampu menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan.
 
"Kita butuh waktu selama sembilan jam menempuh sabang sampai merauke. Sementara Jakarta Dubai bisa dicapai selama enam jam. Jika bukan karena Pancasila, mungkin Indonesia sudah terpecah belah sejak lama", kata Suding menambahkan.

Pancasila menurut Suding menjadi sangat penting bagi pelajar,  mahasiswa dan para  remaja pada umumnya. Karena para remaja melakukan pergaulan lintas bangsa dan budaya. Mereka membutuhkan Pancasila sebagai penyeimbang.  Selain itu para remaja juga membutuhkan Pancasila karena merekalah yang akan  menjadi pemimpin pada masa datang.


(ROS)

Video /