CPNS Diimbau Hindari Iming-Iming Oknum

Antara    •    Kamis, 27 Sep 2018 19:31 WIB
pendaftaran cpns
CPNS Diimbau Hindari Iming-Iming Oknum
Ilustrasi--Ribuan peserta mengerjakan soal ujian Tes Potensi Akademik Penyaringan Penerimaan CPNS Tingkat Sarjana Tahun Anggaran 2010 Kementerian Keuangan RI di Gelora Bung Karno, Jakarta--MI/Ramdani

Jakarta: Seluruh peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 diminta mempersiapkan diri menjalani tes. Selain itu, CPNS juga tak terbuai iming-iming oknum tertentu yang menjanjikan kelulusan.

"Seluruh peserta tes CPNS harus mempersiapkan semua persyaratan yang diperlukan. Karena pendaftaran CPNS dilakukan secara daring (online) atau berbasis komputer," kata Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet), di Jakarta, Kamis, 27 September 2018.
 
Bamsoet mengingatkan seluruh peserta tes CPNS yang sudah melakukan registrasi pendaftaran tidak terpengaruh oknum-oknum yang mengatasnamakan instansi tertentu, untuk membantu meluluskan menjadi PNS.

Bamsoet juga meminta Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mendesak instansi-instansi yang membutuhkan tambahan PNS segera membuka pendaftaran. Dalam catatan Bamsoet, dari 601 instansi baru 204 atau sekitar 30 persen yang sudah membuka pendaftaran seleksi CPNS.

Politikus Partai Golkar ini juga mengingatkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan server yang akan digunakan untuk pendaftaran hingga tahap seleksi lainnya benar-benar selalu siap.

"Jangan sampai servernya down karena minat masyarakat untuk mengikuti seleksi CPNS 2018 cukup besar," papar Bamsoet.

Baca: Guru Honorer Harusnya Diberi Kesempatan Seleksi CPNS

Mantan ketua Komisi III DPR itu menambahkan, karena pendaftaran dan seleksi CPNS 2018 menggunakan sistem online maka harus ada jaminan bagi daerah yang belum terjangkau layanan internet. Karena itu, Bamsoet meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dan KemenPAN-RB segera mengupayakan pembangunan "base transceiver station" (BTS) di daerah-daerah yang belum terjangkau jaringan internet maupun sinyal seluler.

Menurut Bamsoet, KemenPAN-RB dan Pemda harus menyediakan solusi dan alternatif bagi masyarakat yang tinggal di daerah tanpa akses internet. Misalnya dengan memberi pengecualian agar bisa melakukan tes secara manual guna memberikan kesempatan kepada mereka yang ingin ikut serta dalam penerimaan CPNS 2018.

Bamsoet juga menyinggung tentang pentingnya sarana dan prasarana bagi penyandang disabilitas yang hendak mengikuti tes CPNS 2018. Agar bisa melakukan seluruh tahap seleksi dalam penerimaan CPNS 2018.


(YDH)

Hakim Tegur Irvanto

Hakim Tegur Irvanto

31 minutes Ago

Hakim Yanto menyebut, Irvanto memang berhak membantah keterangan para saksi. Namun demikian, Ir…

BERITA LAINNYA