Isu SARA Merebak, Warga Jakarta Diminta Menahan Diri

M Rodhi Aulia    •    Senin, 17 Oct 2016 12:53 WIB
pilgub dki 2017
Isu SARA Merebak, Warga Jakarta Diminta Menahan Diri
Tokoh lintas agama dalam sebuah diskusi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin 17 Oktober/MTVN/M Rodhi Aulia

Metrotvnews.com, Jakarta: Tokoh lintas agama menilai kerukunan hidup antarumat beragama potensial terganggu pascamencuatnya isu penistaan agama. Isu itu mendapat reaksi di Ibu Kota dan sejumlah daerah.

Tokoh lintas agama meminta semua pihak mampu mengontrol diri. Apalagi, isu itu semakin berkembang jelang pilkada serentak 2017.

"Memesankan kepada semua pihak untuk menahan diri dalam perkataan dan perbuatan yang dapat mendorong pertentangan dalam masyarakat majemuk, terutama menyinggung wilayah sensitivitas, yaitu keyakinan agama, ras dan suku," kata perwakilan tokoh agama Romo Gomar Gultom di Sekretariat Centre for Dialogue and Cooperation among Civilisations (CDCC), Jalan Kemiri, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (17/10/2016).

Baca: Peran Tokoh Agama Penting Halau Isu SARA

Kerukunan hidup antarumat beragama sudah terjalin dengan baik selama ini. Gultom mendesak setiap individu menghindari potensi rusaknya kerukunan antaragama dengan cara apapun.

"Kami memesankan kepada segenap warga menghindakan diri dari segala macam kekerasan, baik fisik, verbal dan kekerasan modal," ujar dia.

Gultom menjelaskan, tokoh lintas agama merasa sangat prihatin dengan merebaknya gejala pertentangan dan wacana antagonistik di kalangan masyarakat. Pemerintah diminta segera hadir sesuai kewenangan dan tanggung jawabnya mengatasi gejala dan gelagat pertentangan dalam masyarakat. Pemerintah dinilai bisa meredam melalui pendekatan pencegahan maupun penanggulangan masalah.

Baca: Isu SARA Dinilai Sudah tidak Relevan

Gultom juga menyerukan agar seluruh umat beragama di Tanah Air berdoa kepada Tuhan sesuai keyakinannya masing-masing. Doa dianggap penting agar Indonesia terhindar dari malapetaka, perpecahan, dan memiliki kekuatan lahir dan batin dalam menghadapi ancaman dan tantangan.

"Baik dari luar maupun dalam negeri yang menginginkan perpecahan bangsa dan keruntuhan negara," ujar dia.

Din Syamsuddin dari IRC Indonesia, Sekjen MUI Anwar Abbas, Ketua Walubi Suhadi Sendjadja, Ketua Umum Matakin Uung Sendana, dan Sekretaris Eksekutif KWI Edy Purwanto hadir dalam acara ini. Ketua PHDI Nyoman Udayana Sangging, Ketua MUI Yusmar Yusuf, Gomar Gultom dan Penrad Siagian dari PGI juga tampak di area acara.

 


(OJE)

Warga Jatinegara Beri Sumbangan Dana Kampanye untuk Agus

Warga Jatinegara Beri Sumbangan Dana Kampanye untuk Agus

14 hours Ago

Calon Gubernur DKI Jakarta Agus Yudhoyono mendapatkan sumbangan dari warga saat berkampanye di …

BERITA LAINNYA