Soal PT, Pemerintah dan Parpol Masih Saling Lobi

Achmad Zulfikar Fazli    •    Jumat, 16 Jun 2017 17:06 WIB
revisi uu pemilu
Soal PT, Pemerintah dan Parpol Masih Saling Lobi
Ketua Fraksi Partai Golkar Robert Joppy Kardinal--MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah dan partai politik berbeda sikap terkait isu presidential threshold dalam revisi Undang-undang Pemilu (RUU Pemilu). Keduanya tengah melakukan proses lobi untuk memuluskan pembahasan revisi Undang-undang Pemilu (RUU Pemilu).

"Lobi jalan terus," kata Ketua Fraksi Partai Golkar Robert Joppy Kardinal di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat 16 Juni 2017.

Menurut dia, Golkar juga akan melobi pemerintah agar mau ikut pembahasan RUU ini hingga selesai. Namun, ia tak bisa memaksa pemerintah.

Pemerintah sebelumnya ingin menarik diri bila keinginannya soal presidential threshold tak diakomodasi. Pemerintah ingin ambang batas pencalonan presiden itu 20 persen kursi di DPR atau 25 persen suara nasional. "Kita tentu akan lobi jangan sampai menarik diri," ujar dia.

Ia pun menegaskan, Golkar tetap mendukung presidential threshold 20 persen kursi di DPR. Jadi, tidak sembarang orang bisa mencalonkan diri sebagai calon presiden atau wakil presiden. "Kita memilih bupati saja ada thresholdnya. Masa presiden enggak pakai threshold," pungkas dia.


(YDH)