Jokowi Hubungi PM Australia soal Pemindahan Kedutaan

Yogi Bayu Aji    •    Selasa, 16 Oct 2018 18:31 WIB
indonesia-australia
Jokowi Hubungi PM Australia soal Pemindahan Kedutaan
Presiden Joko Widodo saat menerima kunjungan Perdana Menteri Australia Scott Morrison di Istana Kepresidenan Bogor. ANT/Desca Lidya.

Jakarta: Presiden Joko Widodo telah menghubungi Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison mengenai rencana pemindahan kedutaan besar Australia di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem. Presiden Jokowi serius memperhatikan masalah ini.

"Beliau berkomunikasi tadi pagi," Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 16 Oktober 2018.

Baca: Australia Pertimbangkan Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

Retno mengatakan, Presiden Jokowi menyampaikan Indonesia memantau sikap Australia terkait pemindahan kedutaan ini. Namun, Retno enggan berkomentar terkait isu penangguhan hubungan dagang dengan Australia akibat masalah ini.

Retno hanya memastikan Presiden selalu mendiskusikan masalah Palestina dengannya dalam menyikapi isu ini. "Saya bertindak atas ini (sikap) beliau," jelas dia.

Sebelumnya, Australia mempertimbangkan memindahkan kedutaan besar di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem seperti yang sudah dilakukan Amerika Serikat. Wacana ini disampaikan PM Morrison dalam konferensi pers.

Baca: Menlu Harap Australia Dukung Perdamaian Palestina-Israel

Morrison mengaku 'berpikiran terbuka' atas proposal yang mendorong pengakuan resmi Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Wacana PM Morrison ini bertolak belakang dengan kebijakan pemerintahan Australia yang sudah diberlakukan beberapa dekade lalu.


(DRI)