Jokowi: KPK Independen

Achmad Zulfikar Fazli    •    Rabu, 14 Mar 2018 19:22 WIB
kpkpilkada 2018
Jokowi: KPK Independen
Presiden Joko Widodo saat peluncuran Bank Wakaf Mikro Tanara di Serang, Banten. Foto: Antara/Asep Fathulrahman.

Serang: Presiden Joko Widodo menyebut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja secara independen. Ini terutama dalam menyelidiki dan menetapkan seseorang sebagai tersangka koruspi.

"Yang saya tahu KPK itu independen," ujar Jokowi setelah penyerahan sertifikat hak atas tanah di Kota Serang, Banten, Rabu, 14 Maret 2018.

Jokowi pun enggan mengomentari permintaan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto kepada KPK untuk menunda penetapan tersangka calon kepala daerah. Ia meminta hal itu ditanyakan langsung kepada bekas Panglima ABRI itu.

"Silahkan bertanya ke Pak Wiranto," ucap dia.

Wiranto sebelumnya meminta KPK menunda pengumuman status tersangka terhadap calon kepala daerah Pilkada 2018. Alasannya, agar tahapan pilkada serentak serta pencalonan kandidat tidak terganggu proses hukum.
 
Tak hanya itu, Wiranto juga yakin penetapan calon kepala daerah sebagai tersangka berdampak ke ranah politik. Seharusnya, kata dia, pengumuman status tersangka dilakukan sebelum kandidat ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Pemilu (KPU).

Baca: Mendagri: Pemerintah tak Bisa Intervensi KPK

Namun, permintaan itu ditolak oleh KPK. Lembaga Antikorupsi akan terus menyelidiki, menyidik, bahkan menetapkan calon kepala daerah sebagai tersangka jika ditemukan dua alat bukti yang cukup.
 
Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengingatkan agar pemerintah serius memperhatikan indeks persepsi korupsi (KPK) Indonesia yang berada di skor 37 dari angka tertinggi 100. Menurut Saut, permintaan Wiranto tidak mendorong IPK Indonesia ke arah yang lebih baik.

Saut menyarankan pemerintah membuat peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) ‎untuk calon kepala daerah yang diduga terlibat kasus tindak pidana korupsi. Itu lebih baik ketimbang menunda penetapan tersangka.




(OGI)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

6 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA