Diplomat Harus Jelaskan Kasus Penyanderaan di Papua pada Dunia

Dhaifurrakhman Abas    •    Sabtu, 11 Nov 2017 21:23 WIB
kelompok bersenjata di papua
Diplomat Harus Jelaskan Kasus Penyanderaan di Papua pada Dunia
Wakil Ketua Komisi I DPR RI TB Hasanuddin. MI/ Susanto

Jakarta: Wakil Ketua Komisi I DPR-RI, TB Hasanuddin mengatakan diplomat harus memiliki peran dalam menanggapi kasus penyanderaan 1.300 orang warga oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Diplomat memiliki peran penting dalam memberikan pernyataan dan gambaran positif bagi negara di mata internasional

"Tugas yang harus dilakukan para diplomat adalah menjelaskan kasus ini ke dunia internasional, tanpa menimbulkan image buruk. Persoalan Papua memiliki rentang diplomasi yang amat luas." kata Wakil Ketua Komisi I DPR-RI, TB Hasanuddin, melalui keterangan resmi yang diterima Metrotvnews.com, Sabtu 11 November 2017. 

Hal demikian disampaikan Hasanuddin, mengingat persoalan Papua kritis di mata internasional. Banyak negara anggota APEC dan PBB yang mendukung kemerdekaan Papua, pun sebaliknya. 

Apalagi saat ini KTT APEC sedang berlangsung di Vietnam. Presiden Jokowi pun tengah berada di sana menghadiri agenda tersebut. Ini menjadi momen yang bisa dimanfaatkan untuk menjelaskan pada dunia.

"Pak Jokowi sekarang ini sedang berada di Vietnam, menghadiri acara KTT APEC. Ada negara yang mendukung Indonesia dan ada juga negara yang amat kritis." jelas politikus PDI Perjuangan ini.



(SCI)

Novanto tak Bisa Gunakan Hak Imunitas DPR

Novanto tak Bisa Gunakan Hak Imunitas DPR

2 hours Ago

Kasus hukum yang menjerat Novanto adalah pidana dan di luar tugas pokok dan fungsi (tupoksi) an…

BERITA LAINNYA