Pemerintah Harus Ambil Bagian dalam Aksi 2 Desember

Dheri Agriesta    •    Rabu, 30 Nov 2016 15:44 WIB
kabinet jokowi-jk
Pemerintah Harus Ambil Bagian dalam Aksi 2 Desember
Menko Polhukam Wiranto. Foto: Antara/Wahyu Putro A

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah akan mengambil bagian dalam Aksi Bela Islam III 2 Desember yang digelar gabungan organisasi kemasyarakatan (ormas) di Monumen Nasional (Monas). Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto menegaskan, sikap itu diambil agar kesepakatan aksi damai terwujud.

"Kita punya Kemenkes yang bisa membantu ambulans," kata Wiranto di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2016).

Wiranto menambahkan, Kementerian Perhubungan juga ambil bagian untuk memastikan ketersediaan angkutan buat peserta aksi untuk kembali ke daerah. Selain itu, Kementerian Agama juga diminta memastikan tausyiah yang disampaikan saat aksi tak menyulut emosi pedemo.

"Semua saya ajak untuk menentukan langkah yang tentunya membuat masyarakat tenang. Jangan sampai mengganggu aktivitas masyarakat," tambah dia.

Wiranto yakin, aksi superdamai itu tak akan berujung kerusuhan. Menurut dia, keamanan aksi seharusnya tak hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan, tapi juga masyarakat.

Aparat, kata dia, telah berusaha sebisa mungkin mencegah dan mengamankan aksi agar tetap berjalan damai. Ia pun meminta pedemo, masyarakat, dan aparat bekerja sama demi teruwudnya aksi damai.

"Jadi ada kerja sama antara pengunjuk rasa yang damai itu dengan aparat keamanan. Insya Allah kita enggak akan kecolongan. Mudah-mudahan enggak kecolongan," kata Wiranto.

Wiranto mengumpulkan sejumlah menteri untuk membahas sikap pemerintah dalam aksi 2 Desember. Hadir Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Kesehatan Nila F Moeloek, Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, dan Jaksa Agung M Prasetyo.


(MBM)