Golkar Ungkit Kekalahan Amien pada Pilpres 2004

Arga sumantri    •    Senin, 11 Jun 2018 15:11 WIB
pilpres 2019
Golkar Ungkit Kekalahan Amien pada Pilpres 2004
Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily - Medcom.id/Surya Perkasa.

Jakarta: Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily mengingatkan kekalahan Amien Rais dalam Pilpres 2004. Ia mendoakan keberuntungan bisa lebih berpihak kepada Amien jika kembali maju pada 2019.

"Pak Amien kan juga pernah maju sebagai Capres 2004 dan hasilnya kalah. Semoga di 2019 ini Pak Amien lebih beruntung daripada tahun 2004," kata Ace saat dihubungi, Senin, 11 Juni 2018.

Pada 2004, Amien yang berpasangan dengan Siswono Yudo Husodo hanya memperoleh 14,66 persen suara. Perolehan itu kalah jauh dari pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla dengan 33,57 persen, Megawati Soekarnoputri-Hasyim Muzadi 26,61 persen, dan Wiranto-Salahuddin Wahid 22,15 persen.

Ace menyambut baik niatan Amien kembali menjadi capres. Bagi Ace, semakin baik jika banyak pilihan dalam proses demokrasi. Ace menilai Amien berkapasitas memimpin Indonesia. 

"Daripada teriak-teriak mengkritik pemerintahan Pak Jokowi, lebih baik maju sebagai capres. Berjuang merebut kekuasan pemerintahan. Kita buktikan mana yang paling dipercaya rakyat," ungkapnya. 

Baca: PAN Serius soal Pencapresan Amien Rais

Namun, Ace menekankan PAN perlu berkoalisi jika hendak mengusung pendiri partainya itu. Ada aturan ambang batas parlemen 20 persen yang menjadi syarat. 

"Apakah ada koalisi partai politik yang akan mendukungnya dan memenuhi persyaratan untuk mencalonkan beliau?" tanya Ace. 

Ace menilai sejumlah partai di kubu oposan juga memiliki capres masing-masing. Gerindra, misalnya, yang memberi mandat kepada Prabowo Subianto sebagai capres. 

"PKS sudah memiliki sembilan calon. PAN setahu saya merekomendasikan ketua umumnya (Zulkifli Hasan), PBB mencalonkan Pak Yusril. Belum lagi Habib Rizieq juga pengen nyapres," ungkapnya. 

Partai Golkar, kata Ace, bergeming dengan sikap Amien. Golkar konsisten mendukung Presiden Joko Widodo sebagai capres. "Insyaallah Pak Jokowi akan kembali terpilih menjadi presiden pada periode kedua."





(AZF)