Gerindra Siap Bertarung di Pilkada DKI Meski Hanya Ditemani PKS

Ilham wibowo    •    Jumat, 23 Sep 2016 00:56 WIB
pilkada dki 2017
Gerindra Siap Bertarung di Pilkada DKI Meski Hanya Ditemani PKS
Fadli Zon (kiri). (FOTO: MI/MOHAMAD IRFAN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Partai Gerindra siap bila hanya berkoalisi bersama PKS dalam pertarungan Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang. Partai berlambang garuda merah ini tetap mengusung Sandiaga Salahudin Uno di kursi DKI satu.
 

"Harus Siap," kata Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon di depan rumah Ketum Gerindra Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (22/9/2016).
 

Para petinggi partai Gerindra maupun PKS hingga kini masih memperdebatkan nama Cawagub yang akan dipasangkan bersama Sandiaga. Menurut Fadli, perdebatan ini telah mengerucut pada satu nama yang akan diusung.
 

"Kalau ada lebih banyak (koalisi) yang mengusung kan lebih baik. Tetapi Gerindra dengan PKS terus mengerucut untuk finalisasi," ujar dia.
 

Saat ditanya kedatangan Ustaz Yusuf Mansur masuk dalam nama yang akan dipasangkan, Wakil Ketua DPR ini tak memberi jawaban pasti. Menurutnya, keputusan resmi akan diberikan setelah komunikasi memasuki tahap final.
 

"Pak Yusuf kan punya hubungan kekerabatan dengan Pak Sandiaga, Termasuk yang kita bicarakan. Nanti kita lihat saja," tutur Fadli.
 

Sebelumnya, Ustaz Yusuf Mansyur menyambangi Kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Yusuf mengaku diundang untuk mendoakan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang diusung oleh Gerindra dan PKS.
 

Yusuf datang disambut Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Mudzani sekitar pukul 22.06 WIB. Dua puluh menit berselang, Yusuf keluar dari kediaman. "Saya kewajibannya mendoakan," kata Yusuf.
 

Dirinya hanya mengumbar tawa saat ditanya siapa yang mengundangnya. Ia tak ingin berbagi rahasia siapa pasangan yang didoakan. Ia pun mengelak saat ditanya kemungkinan dia menjadi pendamping Sandiaga, mengingat Yusuf pernah menjadi salah satu sosok yang diperhitungkan mengurusi Jakarta.
 

"Enggak, saya cuma doain," ujar dia. (SCI)




Video /