Ketum PPP Ingatkan Bahaya Radikalisme Berkedok Agama

Husen Miftahudin    •    Sabtu, 26 Aug 2017 10:28 WIB
radikalisme
Ketum PPP Ingatkan Bahaya Radikalisme Berkedok Agama
Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy saat memperkenalkan dua calon gubernur Jabar 2018, Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum. Foto: MI/Kristiadi.

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum PPP Romahurmuziy mengingatkan bahaya radikalisme berkedok agama. Radikalisme itu dibalut dengan janji-janji surga.

Dampaknya cukup signifikan. Pasalnya, dengan alasan agama, seseorang bakal bertindak di luar akal sehat. Bahkan, dia bisa melakukan kekerasan walau nyawa taruhannya.

"Misal dalam agama Hindu ada kelompok radikal Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS), yang menyerang pertemuan ibadah Minggu di Karnataka, India, pada 3 Maret 2012," ujar Romy di Jakarta, Jumat 25 Agustus 2017.

Pada 2014, kelompok RSS memaksa ratusan penganut agama Kristen dan Islam di Agra untuk pindah ke agama Hindu. Kemudian, ada kelompok Kristen radikal Amerika Serikat Timothy Veigh. 

Mereka pernah mengebom di Oklahoma City pada 19 April 1995. Sebanyak 168 orang dilaporkan tewas dengan 2.300 kilogram bahan peledak itu. 

Lalu, ada juga gerakan Yahudi radikal yang menyerang warga Palestina. Gerakan Yahudi itu berdalih untuk kepentingan negara Israel. 

"Jutaan warga Palestina terusir dari tanah airnya dan korban tewas tak terhingga sejak zionis melakukan teror sejak 1948," tutur dia.

Selain itu, ada radikalisme Buddha yang dipimpin Biksu Aishin Wirathu. Kelompok itu dilaporkan memutilasi 20 juta pelajar muslim. Tak hanya itu, mereka juga membuat ribuan kaum Rohingya terusir dari Myanmar.


(OGI)

Rekam Jejak Hakim Praperadilan Setya Novanto

Rekam Jejak Hakim Praperadilan Setya Novanto

45 minutes Ago

Wakil Ketua PN Jakarta Selatan Kusno ditunjuk sebagai Hakim Tunggal praperadilan Setya Novanto …

BERITA LAINNYA